Jaringan kereta api di Jawa, yang mulai dibangun 56 tahun setelah pembangunan Jalan Raya Pos dari Anyer-Panarukan, sebenarnya disiapkan Belanda menjadi moda transportasi utama.
Pada 5 Mei 1808 Gubernur Jenderal HW Daendels mengeluarkan keputusan agar di seluruh Jawa dibuat jalan raya (dalam literatur kolonial disebut grooten postweg) sebagai bagian dari usaha mempertahankan Pulau Jawa dari serbuan Inggris.