Jakarta, Kompas - Sejumlah kejanggalan dalam daftar pemilih tetap pemilu presiden dan wakil presiden mulai terungkap. Namun, data yang terungkap itu baru sebatas DPT di kabupaten/kota tertentu yang Komisi Pemilihan Umum-nya membuka akses bagi pemantau, pengawas pemilu, ataupun tim pendukung kandidat untuk mendapatkan DPT.
Apakah Anda Sudah Berlangganan harian Kompas edisi Digital?
Untuk melanjutkan membaca berita ini, Anda harus terdaftar sebagai member MyKompas dan berlangganan harian Kompas edisi Digital. Silakan klik link di bawah untuk mulai berlangganan, atau kunjungi http://digital.kompas.com untuk informasi lebih lanjut.