Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com | Cetak | ePaper | Kompas TV | Bola | Entertainment | Tekno | Otomotif | Female | Health | Properti | Kompasiana | Urban Serpong | Images | Games | KompasKarier | PasangIklan | GramediaShop | Forum | Mobile
Jumat,
10 Februari 2012

KPU Ditengarai Tidak Netral

Sosialisasi Formulir C1 Juga "Menggiring" Pemenangan Nomor Dua

Jakarta, Kompas - Pengurus Pusat Muhammadiyah dan sejumlah tokoh lintas agama menuntut Komisi Pemilihan Umum bersikap netral. Apabila KPU tidak netral dan berpihak kepada salah satu pasangan calon tertentu, hal itu akan mencederai demokrasi dan mengkhianati hak-hak politik rakyat.

Apakah Anda Sudah Berlangganan harian Kompas edisi Digital?


Untuk melanjutkan membaca berita ini, Anda harus terdaftar sebagai member MyKompas dan berlangganan harian Kompas edisi Digital. Silakan klik link di bawah untuk mulai berlangganan, atau kunjungi http://digital.kompas.com untuk informasi lebih lanjut.


Klik di sini untuk berlangganan.   Silakan Login di sini.