Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com | Cetak | ePaper | Kompas TV | Bola | Entertainment | Tekno | Otomotif | Female | Health | Properti | Kompasiana | Urban Serpong | Images | Games | KompasKarier | PasangIklan | GramediaShop | Forum | Mobile
Jumat,
10 Februari 2012

PERDAGANGAN

Jangan Berlindung pada Nasionalisme Sempit

Singapura, Kompas - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memandang persetujuan perdagangan bebas atau FTA secara bilateral maupun regional kerap menjadi pilihan tak terhindarkan karena macetnya Putaran Doha di Organisasi Perdagangan Dunia. Meski harus dilakukan dengan hati-hati, FTA juga menawarkan peluang yang tak bisa terus dibiarkan lepas karena Indonesia selalu merasa tidak siap.

Apakah Anda Sudah Berlangganan harian Kompas edisi Digital?


Untuk melanjutkan membaca berita ini, Anda harus terdaftar sebagai member MyKompas dan berlangganan harian Kompas edisi Digital. Silakan klik link di bawah untuk mulai berlangganan, atau kunjungi http://digital.kompas.com untuk informasi lebih lanjut.


Klik di sini untuk berlangganan.   Silakan Login di sini.