Puluhan warga Desa Trahan, Kecamatan Sluke, Rembang, mendatangi DPRD Rembang. Mereka meminta DPRD membahas dan memberikan solusi atas kasus tukar guling lahan desa yang diklaim dan akan dipagari PT PLN, penanggung jawab proyek pembangunan PLTU Unit I Jawa Tengah. Kepala Desa Trahan Achmad Fauzi, Selasa (24/11), mengatakan, warga masih menganggap lahan itu sebagi bondho desa atau milik desa karena mereka belum menerima uang tukar guling.
Apakah Anda Sudah Berlangganan harian Kompas edisi Digital?
Untuk melanjutkan membaca berita ini, Anda harus terdaftar sebagai member MyKompas dan berlangganan harian Kompas edisi Digital. Silakan klik link di bawah untuk mulai berlangganan, atau kunjungi http://digital.kompas.com untuk informasi lebih lanjut.