Sikap Pemerintah Kota Palembang yang terkesan kurang peduli terhadap kasus perusakan kompleks makam Sultan Mahmud Badaruddin II di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, mendapat reaksi dan sorotan tajam dari masyarakat pemerhati sejarah. Pemerintah juga dinilai kurang akomodatif terhadap kepentingan sejarah-budaya. Padahal, kebanggaan terhadap identitas budaya masa lalu merupakan salah satu modal dan potensi yang bisa dijual untuk mengembangkan sektor pariwisata di masa kini dan mendatang.
Apakah Anda Sudah Berlangganan harian Kompas edisi Digital?
Untuk melanjutkan membaca berita ini, Anda harus terdaftar sebagai member MyKompas dan berlangganan harian Kompas edisi Digital. Silakan klik link di bawah untuk mulai berlangganan, atau kunjungi http://digital.kompas.com untuk informasi lebih lanjut.