Bangkok, Senin - Pemerintah Thailand mulai menggelar sedikitnya 20.000 pasukan keamanan tambahan di seluruh negeri, menjelang keputusan Mahkamah Agung mengenai harta perdana menteri tergusur Thaksin Shinawatra. Para simpatisan Thaksin diduga kuat akan menggelar aksi besar-besaran terkait putusan tersebut.
Apakah Anda Sudah Berlangganan harian Kompas edisi Digital?
Untuk melanjutkan membaca berita ini, Anda harus terdaftar sebagai member MyKompas dan berlangganan harian Kompas edisi Digital. Silakan klik link di bawah untuk mulai berlangganan, atau kunjungi http://digital.kompas.com untuk informasi lebih lanjut.