Jerusalem, Rabu - Seorang menteri kabinet Israel meminta maaf, Rabu (10/3), setelah Israel mempermalukan Wakil Presiden AS Joe Biden yang tengah berkunjung ke Israel untuk menghidupkan lagi perundingan damai Palestina-Israel. Saat kunjungan Biden itu, Israel mengumumkan rencana membangun 1.600 rumah lagi di tanah pendudukan bagi warga Yahudi.
Apakah Anda Sudah Berlangganan harian Kompas edisi Digital?
Untuk melanjutkan membaca berita ini, Anda harus terdaftar sebagai member MyKompas dan berlangganan harian Kompas edisi Digital. Silakan klik link di bawah untuk mulai berlangganan, atau kunjungi http://digital.kompas.com untuk informasi lebih lanjut.