Canberra, Kompas - Ditimpali sembilan kali tepuk tangan dari semua yang hadir di Great Hall, Gedung Parlemen Australia, Rabu (10/3) siang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lewat pidatonya meyakinkan semua anggota parlemen dan pejabat Australia bahwa masa depan hubungan kedua negara memberikan harapan cerah. Namun, terwujudnya masa depan hubungan yang cerah itu sangat tergantung pada kemampuan kedua negara mengatasi empat tantangan yang ada.
Apakah Anda Sudah Berlangganan harian Kompas edisi Digital?
Untuk melanjutkan membaca berita ini, Anda harus terdaftar sebagai member MyKompas dan berlangganan harian Kompas edisi Digital. Silakan klik link di bawah untuk mulai berlangganan, atau kunjungi http://digital.kompas.com untuk informasi lebih lanjut.