Kamis, 23 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com | Cetak | ePaper | Kompas TV | Bola | Entertainment | Tekno | Otomotif | Female | Health | Properti | Kompasiana | Urban Serpong | Images | Games | KompasKarier | PasangIklan | GramediaShop | Forum | Mobile
Kamis,
23 Februari 2012

Asal-Usul Kampung

Menghadirkan Kembali Nama Kampung di Perkotaan

Kebanyakan orang yang tinggal di perkotaan kini tidak lagi menggunakan nama kampung sebagai penanda. Mereka memilih menyebut nama jalan atau gedung sebagai ancer-ancer. Pergeseran itu sepertinya alamiah belaka lantaran nama-nama kampung tak lagi banyak dipergunakan. Termasuk urusan administratif, pemerintah juga sudah meninggalkan dan merasa sudah cukup dengan menuliskan nama jalan atau gang, nomor rumah, RT dan RW.

Apakah Anda Sudah Berlangganan harian Kompas edisi Digital?


Untuk melanjutkan membaca berita ini, Anda harus terdaftar sebagai member MyKompas dan berlangganan harian Kompas edisi Digital. Silakan klik link di bawah untuk mulai berlangganan, atau kunjungi http://digital.kompas.com untuk informasi lebih lanjut.


Klik di sini untuk berlangganan.   Silakan Login di sini.