Jakarta, Kompas - Penanganan lumpur yang menyembur dari areal konsesi PT Lapindo Brantas yang menghabiskan dana Rp 2,8 triliun gagal mencegah bertambah luasnya areal yang terkena dampak semburan. Namun, dari Rp 1,3 triliun rencana anggaran bagi Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo pada 2011, tak ada alokasi untuk mengkaji dan menutup semburan.
Apakah Anda Sudah Berlangganan harian Kompas edisi Digital?
Untuk melanjutkan membaca berita ini, Anda harus terdaftar sebagai member MyKompas dan berlangganan harian Kompas edisi Digital. Silakan klik link di bawah untuk mulai berlangganan, atau kunjungi http://digital.kompas.com untuk informasi lebih lanjut.