Pada usia 20 tahun Fahira Idris bersama 11 temannya semasa kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia memulai usaha pembuatan parsel dari garasi milik nenek. Usaha jasa yang melayani pengiriman parsel selama 24 jam itu tak berjalan lama. ”Kawan-kawanku banyak yang dapat pekerjaan baru setelah lulus kuliah. Tinggallah aku sendiri. Aku bertekad meneruskan usaha itu dengan nama berbeda,” kata Ira.
Apakah Anda Sudah Berlangganan harian Kompas edisi Digital?
Untuk melanjutkan membaca berita ini, Anda harus terdaftar sebagai member MyKompas dan berlangganan harian Kompas edisi Digital. Silakan klik link di bawah untuk mulai berlangganan, atau kunjungi http://digital.kompas.com untuk informasi lebih lanjut.