Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com | Cetak | ePaper | Kompas TV | Bola | Entertainment | Tekno | Otomotif | Female | Health | Properti | Kompasiana | Urbanesia | Urban Serpong | Images | Games | KompasKarier | PasangIklan | Gramedia.com | Forum
Kamis,
17 Mei 2012

Kisah Penyatuan Jerman

Novel "Rabet, Runtuhnya Jerman Timur" Bisa Disebut Novel Percintaan

Surabaya, Kompas - Tanggal 3 Oktober 1990 sangat istimewa bagi warga Jerman. Menjelang penyatuan Jerman Barat dan Jerman Timur, runtuhnya Tembok Berlin menjadi penanda keinginan rakyat untuk bersatu. Kehidupan di Jerman Timur pada 1989 itu kuat melatari novel Rabet, Runtuhnya Jerman Timur karya penulis kelahiran Jerman, Martin Jankowski.

Apakah Anda Sudah Berlangganan harian Kompas edisi Digital?


Untuk melanjutkan membaca berita ini, Anda harus terdaftar sebagai member MyKompas dan berlangganan harian Kompas edisi Digital. Silakan klik link di bawah untuk mulai berlangganan, atau kunjungi http://digital.kompas.com untuk informasi lebih lanjut.


Klik di sini untuk berlangganan.   Silakan Login di sini.