Jakarta, Kompas - Banyaknya putusan bebas yang dijatuhkan pengadilan khusus tindak pidana korupsi di berbagai daerah juga menimbulkan ketidakpuasan pimpinan Mahkamah Agung. MA akan mengevaluasi pengadilan-pengadilan tersebut karena lembaga peradilan tertinggi ini sebenarnya menginginkan hukuman yang sangat berat bagi pelaku korupsi.
Apakah Anda Sudah Berlangganan harian Kompas edisi Digital?
Untuk melanjutkan membaca berita ini, Anda harus terdaftar sebagai member MyKompas dan berlangganan harian Kompas edisi Digital. Silakan klik link di bawah untuk mulai berlangganan, atau kunjungi http://digital.kompas.com untuk informasi lebih lanjut.