Kupang, Kompas - Program peningkatan pangan lokal di Nusa Tenggara Timur masih sebatas wacana. Promosi pangan lokal dinilai berlebihan dibandingkan kerja nyata sekaligus pengorbanan dan tekad untuk membantu masyarakat keluar dari krisis pangan. Ironisnya, harga jagung lebih tinggi daripada harga beras.
Apakah Anda Sudah Berlangganan harian Kompas edisi Digital?
Untuk melanjutkan membaca berita ini, Anda harus terdaftar sebagai member MyKompas dan berlangganan harian Kompas edisi Digital. Silakan klik link di bawah untuk mulai berlangganan, atau kunjungi http://digital.kompas.com untuk informasi lebih lanjut.