MATARAM, KOMPAS - Komisi Pemilihan Umum Nusa Tenggara Barat minta Kementerian Dalam Negeri meneliti lagi data jumlah penduduk kabupaten-kota di provinsi itu. Pasalnya, jumlah penduduk versi Kemendagri dengan versi KPU Kabupaten-Kota di NTB berbeda. Perbedaan itu berpeluang mengundang konflik dalam pemilu legislatif ataupun pemilihan kepala daerah yang dijadwalkan berlangsung Mei 2013.
Apakah Anda Sudah Berlangganan harian Kompas edisi Digital?
Untuk melanjutkan membaca berita ini, Anda harus terdaftar sebagai member MyKompas dan berlangganan harian Kompas edisi Digital. Silakan klik link di bawah untuk mulai berlangganan, atau kunjungi http://digital.kompas.com untuk informasi lebih lanjut.