Saat penandatanganan nota kesepakatan pembangunan jalan tol yang menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok dan Kawasan Berikat Nusantara di Marunda, Jumat pekan lalu, Presiden Direktur PT Pelabuhan Indonesia II Tbk Richard Joost Lino mengatakan, birokrasi Indonesia sudah berubah, tidak lagi berbelit-belit dan sudah lebih baik. Buktinya adalah proyek pembangunan The New Tanjung Priok, yang juga disebut Pelabuhan Kalibaru, hanya membutuhkan waktu dua tahun untuk melenggangkannya. Padahal, nilai proyek itu mencapai Rp 40 triliun.
Apakah Anda Sudah Berlangganan harian Kompas edisi Digital?
Untuk melanjutkan membaca berita ini, Anda harus terdaftar sebagai member MyKompas dan berlangganan harian Kompas edisi Digital. Silakan klik link di bawah untuk mulai berlangganan, atau kunjungi http://digital.kompas.com untuk informasi lebih lanjut.