Sabtu, 04 Juli 2009
Motokros
Kroser Indonesia Harus Lebih Aktif Berkompetisi

Selasa, 24 Juni 2008 | 02:01 WIB

Jakarta, Kompas - Kroser Indonesia diharapkan lebih aktif berkompetisi untuk ambil bagian dalam kejuaraan internasional sehingga kemampuan mereka tidak tertinggal jauh dengan pembalap asing.

Promotor Lightning Prodution A Judiarto mengomentari hal itu berkaitan dengan kedodorannya prestasi kroser Indonesia pada lomba International Supercross Championship seri kedua yang berlangsung Minggu (22/6) di Sirkuit Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.

Seperti diketahui, pada lomba 150 cc Prolite, gelar juara diraih kroser Australia, Lewis Wood, diikuti kroser Thailand, Thanarat dan Watana, di urutan kedua dan ketiga. Kroser Indonesia, Aep Dadang Supriyatna dan Hannu Malherbe, berada di peringkat keempat dan kelima.

Di kelas 80 cc, gelar juara direbut kroser Thailand, Thanapol, diikuti kroser Indonesia, Agi Agassi dan Farhan Hendro, di tempat kedua dan ketiga.

Menurut Judiarto, pada seri ketiga yang akan dilangsungkan di Sirkuit Garahan, Jember, tanggal 9-10 Agustus, diharapkan kroser Indonesia bisa memberikan prestasi yang lebih baik lagi.

Judiarto, Senin kemarin, mengatakan, selain juara bertahan yang menyatakan kesediaannya ambil bagian, juga ada kroser dari Malaysia, Filipina, dan Selandia Baru yang juga berminat ikut.

”Ini merupakan tantangan tersendiri bagi kroser tuan rumah untuk lebih mengasah kemampuan mereka, apalagi lintasannya juga dari pasir sehingga para kroser harus terus main gas,” ungkap Judiarto yang juga Ketua Harian Pengurus Daerah IMI DKI Jakarta itu.

Penyelenggaraan serial ketiga akan bekerja sama dengan Pengkab Jember yang juga dikaitkan dengan penyelenggaraan bulan wisata di daerah itu. (A06/IR)

Share on Facebook
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

Form Komentar

  • Silahkan isi nama Anda

  • Silahkan isi email Anda.

  • Silahkan isi komentar Anda.

INDEX LALU
Tanggal: