Jumat, 29 Agustus 2008
BAHAN BAKAR
Kelangkaan Elpiji di Palangkaraya Mulai Teratasi
Jumat, 4 Juli 2008 | 03:00 WIB

Palangkaraya, Kompas - Sempat menipis selama dua hari terakhir, stok elpiji di agen dan toko-toko pengecer di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pada hari Kamis (3/7) kembali terisi seiring dengan lancarnya pasokan dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Minimnya stok elpiji di Palangkaraya dua hari terakhir karena sebagian agen belum mengisikan tabung kosongnya di stasiun pengisian PT Agrabudi Karya Migas di Kalsel. Itu karena mereka masih menunggu kepastian besaran kenaikan harga elpiji yang ditetapkan Pertamina.

Informasi mengenai besaran kenaikan harga elpiji yang diterima agen masih berubah-ubah dalam dua hari terakhir. Namun, pada hari Kamis agen sudah mendapatkan besaran kenaikan harga elpiji sehingga mereka mulai memesan lagi dan mengisikan tabungnya.

Direktur PT Tekun Barutama, agen elpiji di Palangkaraya, Yoswa, menuturkan, para agen memesan elpiji kepada Pertamina dan transaksi pembayarannya lewat bank. ”Setelah membayar, kami lalu antre untuk mengisikan tabung di PT Agrabudi,” katanya.

Harga elpiji di Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, kini melambung hingga Rp 150.000 per tabung 12 kilogram. Hal itu membuat masyarakat enggan menggunakan elpiji karena beban ekonomi bertambah berat.

Sejumlah pemilik warung makan di Kota Tegal dan Kabupaten Brebes di Jawa Tengah mulai menaikkan harga jual makanan menyusul kenaikan harga elpiji. Hal itu dilakukan agar usaha mereka tidak rugi.

Santi (33), pengelola rumah makan di Jalan Tentara Pelajar, Kota Tegal, mengaku mulai menaikkan harga makanan sejak pekan lalu. Kenaikan harga elpiji ukuran 12 kg membuat masyarakat memilih elpiji ukuran 3 kg yang harganya masih tetap.

Wagiman (45), pengecer elpiji di Jalan Bimosakti, Sapen, Kota Yogyakarta, mengatakan, para pelanggan yang dulu memakai minyak tanah kini menggunakan elpiji isi 3 kg karena daerahnya sudah menerima pembagian paket tabung dan kompor gas.

Terkait dengan naiknya harga elpiji, sejak Selasa lalu Himpunan Swasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kota Bandung mengharapkan Pertamina tetap menjamin kelancaran pasokan elpiji. ”Penyediaan sarana infrastruktur elpiji harus benar-benar dipersiapkan,” ujar Ketua Dewan Pengurus Daerah III Hiswana Migas Kota Bandung Wawan Juniwan. (CAS/SEM/PRA/A02/WIE/A01)

A A A
BERITA TERPOPULER

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort