
![]() |
Penyanyi campursari Didi Kempot (42) terus berkomitmen melestarikan budaya Jawa lewat lagu. Pelestarian itu tak sekadar dalam penggunaan bahasa Jawa, tetapi juga memperkenalkan daerah-daerah di Jawa Tengah beserta kearifan lokal masyarakatnya.
Kali ini, Didi menggarap album bernapaskan Ramadhan, Sinau Sabar. ”Lagu-lagunya perpaduan dari nuansa campursari dan shalawat. Isinya tentang aneka pesan kearifan hidup,” kata Didi di sela-sela acara penyerahan sertifikat tanah secara massal di Obyek Wisata Gua Terawang, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Dalam albumnya yang ke-74 ini, Didi mengandalkan lagu Sinau Sabar. Menurut Didi, Sinau Sabar yang berarti belajar sabar itu bisa membuat orang ingat agar tak lekas emosi, mampu mengendalikan diri.
”Belakangan ini sebagian masyarakat kan mudah emosi, mulai dari percekcokan antarpribadi, dalam keluarga, kelompok. Itulah yang sering diberitakan media,” ujarnya.
”... Iling-iling elinga sedulur, sesok piye yen wis dikubur...” (Ingat-ingat dan selalu ingatlah saudaraku, besok bagaimana kalau kamu sudah dalam kubur).
Rencananya, album berisi 10 lagu Didi itu akan diluncurkan sebelum bulan Ramadhan. (HEN)