Minggu, 7 September 2008
Titipan Dikira Bom
Warga Palembang Dikejutkan "Blower" Kipas Angin
KOMPAS/BONI DWI PRAMUDYANTO / Kompas Images
Petugas Tim Gegana Brimob Polda Sumatera Selatan mengangkat benda yang dicurigai bom setelah diteliti di halaman Ramayana Department Store Palembang, Sumsel, Jumat (18/7). Mereka membawa benda mencurigakan itu ke Markas Brimob Polda Sumsel untuk diteliti lebih lanjut.
Sabtu, 19 Juli 2008 | 03:00 WIB

Palembang, Kompas - Warga Palembang kembali dikejutkan benda yang semula diduga bom, setelah penangkapan teroris dan penemuan bom oleh Tim Detasemen Khusus 88 Polri pada awal Juli lalu. Namun, benda yang diamankan Tim Gegana Brimob Polda Sumatera Selatan itu ternyata hanya blower kipas angin.

Benda mencurigakan ini dititipkan seorang yang tidak dikenal di loket penitipan Departemen Store Ramayana Palembang, sekitar pukul 09.00, Jumat (18/7). Petugas keamanan Ramayana kemudian memeriksa dengan metal detector karena barang tersebut dibiarkan pemiliknya hingga pukul 13.00.

Petugas Ramayana membuka kantong titipan tersebut karena alat metal detector berbunyi dan ternyata kantong berisi barang logam dengan beberapa kabel. Barang tersebut langsung dipindahkan ke luar gedung dan dilaporkan ke polisi.

Tim Gegana langsung meluncur ke lokasi sekitar pukul 13.30 untuk menjinakkan bom. Namun, setelah pemeriksaan menunjukkan bom aman untuk dipindahkan, petugas langsung mengamankan barang yang beratnya diperkirakan 1 kilogram tersebut ke Markas Brimob Polda Sumsel.

Kepala Poltabes Palembang Komisaris Besar Luki Hermawan yang turut memantau proses evakuasi di lapangan menjelaskan, benda tersebut sudah diteliti menggunakan metal detector oleh petugas keamanan Ramayana dan Tim Gegana. Saat alat didekatkan ke barang yang mencurigakan itu, sinyal detektor langsung berbunyi.

”Ini menandakan alat itu mengandung unsur logam. Setelah diteliti, barang langsung diamankan ke Markas Brimob Polda Sumsel untuk diteliti,” kata Kepala Poltabes Palembang.

Bukan bom

Sekitar dua jam setelah barang mencurigakan itu diteliti di Markas Tim Gegana Brimob Polda Sumsel, diketahui bahwa benda berbahan metal seberat hampir 1 kilogram itu bukan bom, melainkan sebuah blower kipas angin.

Kepala Poltabes Palembang yang ditemui di ruang kerjanya pukul 17.00 memastikan, Tim Gegana Brimob Polda Sumsel sudah membuka keranjang berisi benda metal seberat 1 kilogram itu. Setelah diteliti di Markas Brimob Polda Sumsel, benda tersebut bukan bom rakitan. (ONI/BOY)

A A A
BERITA TERPOPULER

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort