
Senin, 21 Juli 2008 | 01:17 WIB
Bandung, Kompas - HelarFest, yang menampilkan beragam kreativitas, Sabtu (19/7), secara resmi dibuka Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Lapangan Saparua, Bandung. Kegiatan yang akan berlangsung hingga akhir Agustus ini rencananya dimeriahkan sejumlah pelaku industri kreatif dari 12 negara di Asia Timur dan Eropa.
Menurut agenda, Helarfest antara lain diisi lokakarya (workshop) film indie, festival hijau, lokakarya temu kerajinan bambu, artepolis (arsitektur perkotaan), helar kria Jabar (Jawa Barat), festival jazz, dan desain. Pelaku industri kreatif yang akan tampil antara lain profesional, pelaku bisnis, konsultan, dan penasihat pemerintahan.
Dalam sambutannya, Heryawan mengatakan, mustahil jika Jabar hanya berharap pada investor, guna mendatangkan lapangan pekerjaan. Apalagi, pengalaman selama ini menunjukkan, jumlah modal yang ditanamkan investor sering tidak sebanding dengan lapangan pekerjaan yang dibutuhkan masyarakat.
Karena itu, katanya, sudah saatnya masyarakat bersama pemerintah mengembangkan potensi kreativitas. Tidak sekadar mengembangkan, tetapi sekaligus mengimplementasikan gagasan kreatif dalam kegiatan yang menguntungkan secara ekonomi. Dalam konteks ini, eksperimen dan inovasi bisa berupa mode, pendidikan, teknologi, desain grafis, budaya, dan komunikasi.
Helarfest diprakarsai pelaku industri kreatif yang tergabung di dalam Bandung Creative City Forum. (che/jon)