Jumat, 29 Agustus 2008
KILAS PALEMBANG
Senin, 21 Juli 2008 | 01:39 WIB

Gubernur Sumsel Melantik Wali Kota Palembang

Eddy Santana beserta Romi Herton hari ini, Senin (21/7), dilantik sebagai wali kota dan wali kota Palembang oleh Gubernur Sumsel Mahyuddin, bertempat di lapangan Benteng Kuto Besak (BKB). Selain jajaran Muspida dan DPRD Kota Palembang, sekitar 1.000 undangan dari berbagai perwakilan elemen masyarakat Kota Palembang juga akan menghadiri kegiatan ini. Pasangan Eddy Santana Putra-Romi Herton merupakan pemenang Pilkada Kota Palembang yang berlangsung pada awal Juni 2008. Kedua pasangan ini menjabat untuk periode 2008-2013. Menurut Kepala Humas Pemerintah Kota Palembang Aminoto, semula kegiatan pelantikan akan merujuk ke dua tempat alternatif. Alternatif pertama dilangsungkan di Kantor DPRD Kota Palembang yang baru di Jaka Baring, sementara alternatif kedua dilangsungkan di halaman kantor Pemerintah Kota Palembang. ”Namun, setelah dikaji kembali, kedua tempat itu kurang layak. Bangunan DPRD yang baru masih belum rampung, sedangkan halaman kantor Wali Kota dianggap terlalu sempit, sehingga dua pekan lalu rapat Muspida Pemkot Palembang memutuskan pelantikan dilangsungkan di kompleks BKB dengan mempertimbangkan fungsi BKB sebagai salah satu landmark (simbol) Kota Palembang,” kata Aminoto. (ONI)

Kepala Poltabes Akan Gencarkan Program Polmas

Setelah resmi menjabat Kepala Kepolisian Kota Besar Palembang, Komisaris Besar Luki Hermawan menyatakan, salah satu langkah prioritas yang akan dilakukannya di Palembang adalah menggencarkan program Polisi Masyarakat atau Polmas. Selain menindaklanjuti program besar dan instruksi Kepala Polri tahun 2005, program Polmas ini dinilai sangat efektif untuk mengantisipasi dan menangkal segala bentuk kegiatan gangguan keamanan, terlebih ancaman aksi terorisme. Menurut Kepala Poltabes, akhir pekan lalu, Polmas ini merupakan program untuk meningkatkan kualitas keamanan di masyarakat dengan melibatkan segenap unsur Polri dengan peran serta aktif rakyat. Salah satu pertimbangan menyusun program Polmas, terkait terbatasnya sumber daya kepolisian. ”Karena keterbatasan personel, kami memandang perlunya melibatkan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan. Terkait dengan program Polmas ini, Kepala Biro Bina Mitra Polda Sumsel Kombes Didik Purnomo menambahkan bahwa Polda Sumsel sudah mulai membentuk program Polmas hingga ke tingkat rukun tetangga (RT). ”Caranya, tiap personel yang tinggal menyatu dengan warga diharapkan memfasilitasi Polmas. Konkretnya, menggiatkan siskamling dan menyeleksi jika ada warga baru di lingkungan sekitar,” katanya. (ONI)

A A A
BERITA TERPOPULER

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort