Kamis, 18 Maret 2010
E-Development
Kota Pekalongan Resmikan "Batiknet"

Kamis, 14 Agustus 2008 | 11:24 WIB

PEKALONGAN, KOMPAS - Untuk memenuhi target sebagai daerah yang berwawasan teknologi informasi di tahun 2010, Pemerintah Kota Pekalongan meresmikan jaringan infrastruktur Batiknet sebagai sebuah sistem informasi terpadu.

"Kuncinya adalah kebersamaan dan perhatian dalam aspek pendidikan," ujar Wali Kota Pekalongan M Basyir Ahmad dalam peresmian program e-development di kantor Wali Kota Pekalongan, Rabu (13/8).

Peresmian Batiknet yang merupakan hasil kerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) tersebut hanya merupakan salah satu program e-development Kota Pekalongan.

Program lainnya yaitu, pendirian telecenter untuk pusat pemberdayaan masyarakat, program migrasi ke peranti lunak yang legal di lingkungan pemerintahan kota, jaringan sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) untuk pelayanan pembuatan kartu tanda penduduk, serta peresmian jaringan hotspot di depan kantor wali kota secara gratis bagi masyarakat.

Program e-development ini ditujukan untuk mendorong percepatan perwujudan pemberdayaan masyarakat, good governance, pendidikan berkualitas, dan ekonomi kreatif di tahun 2010 bagi Kota Pekalongan.

Untuk menyukseskan program e-development, Basyir juga menargetkan pada tahun 2010, seluruh pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan mesti memiliki kompetensi dalam teknologi informasi.

"Jika pegawai yang memiliki jabatan tidak menguasai teknologi informasi, maka akan diganti dengan yang lain," ujarnya. Sekolah wajib memiliki

Selain itu, lanjut Basyir, setiap sekolah juga diwajibkan memiliki fasilitas pendukung penguasaan teknologi informasi seperti area hotspot, peranti keras yang memadai, dan laboratorium komputer.

"Setiap siswa mesti didorong untuk memiliki kemampuan dalam teknologi informasi," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, para siswa dan guru se-Kota Pekalongan juga menyemarakkan peresmian Batiknet dengan memanfaatkan area hotspot di depan kantor Wali Kota Pekalongan. Area ini mulai bisa digunakan warga pada Rabu kemarin dengan menjalin kerja sama dengan PT Telkom Pekalongan selama setahun.

Menurut Manajer PT Telkom Pekalongan Basoeki, area hotspot di depan kantor wali kota ini merupakan area yang kesembilan di Kota Pekalongan. Area ini memiliki daya jangkau hingga 700 meter. (ILO)

Share on Facebook
Nilai 9 A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

Form Komentar

  • Silahkan isi nama Anda

  • Silahkan isi email Anda.

  • Silahkan isi komentar Anda.

INDEX LALU
Tanggal: