
![]() |
Sekretaris Fraksi PKS Ingatkan Semua Pihak
Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal mengingatkan semua pihak untuk menahan diri agar tidak membuka peluang terjadinya konflik horizontal seperti yang pernah terjadi di Pilkada Maluku Utara beberapa waktu lalu. Menurut Mustafa, hasil penghitungan cepat (quick count) yang berbeda bisa menyebabkan perpecahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, Mustafa mengingatkan bahwa penghitungan cepat bukanlah hasil resmi, jadi harus menunggu penetapan KPU Sumsel. ”Selain bisa memunculkan korban yang tidak perlu, energi semua pihak nanti akan habis untuk menyelesaikan persoalan tersebut,” ujar Mustafa. Selain itu, Mustafa juga mengingatkan aparat keamanan, TNI, dan Polri untuk menjaga posisi netral dan tidak berpihak pada salah satu pihak. ”Jangan sampai hasil penghitungan cepat tersebut kemudian dijadikan sandaran bagi pihak-pihak tertentu untuk berpihak kepada salah satu calon,” ujar Mustafa. (BOY)
Tim Aldy dan Sohe Harus Bisa Menahan Diri
Ketua Panitia Pengawas (Panwas) Sumsel Ruslan Ismail meminta agar tim Alex Noerdin- Eddy Yusuf (Aldy) dan Syahrial Oesman-Helmy Yahya (Sohe) sama-sama menahan diri pascapencoblosan Pilkada Gubernur Sumsel, 4 September 2008. Sembari menunggu hasil rekapitulasi suara dan keputusan dari Komisi Pemilihan Umum Sumsel, kedua tim, Aldy dan Sohe, sebaiknya jangan melakukan tindakan yang sifatnya mengarah atau memancing potensi anarkis. ”Jangan bertindak konyol, misalnya melakukan pelanggaran bersifat pidana di saat seperti ini,” kata Ruslan, Jumat (5/9). (ONI)