
![]() |
Manokwari, Kompas - Robert Szpunar, warga negara Polandia, telah lima hari ini hilang sejak menyelam di Taman Nasional Teluk Cendrawasih. Ia diduga tewas saat menyelam di sekitar Pulau Matas, Kepulauan Auri, Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat.
Tim search and rescue (SAR) Kepolisian Resor (Polres) Teluk Wondama, petugas Balai Besar Taman Nasional Teluk Cendrawasih (BBTNC), dan warga empat hari ini telah menyisir lokasi penyelaman dan sekitarnya untuk mencari korban. Namun, hingga Sabtu (6/9) petang korban belum ditemukan.
Robert menyelam bersama 10 rekannya setelah mendapatkan surat izin masuk kawasan konservasi (Simaksi) dari BBTNC. Setelah berada di kawasan taman laut seluas 1,453 juta hektar itu, Senin lalu sekitar pukul 13.00, ia dan teman-temannya menikmati pemandangan terumbu karang Pulau Matas yang terletak 2 mil dari Wasior, ibu kota Teluk Wondama.
Kepala BBTNC Kemal Amas mengatakan, Robert diduga terkena nitrogen narcosis atau keracunan gas nitrogen. ”Saat empat menit memimpin penyelaman di kedalaman 60 meter, korban diketahui menunjukkan perilaku tidak normal atau hilang kesadaran,” ujarnya.
Korban tiba-tiba meluncur ke kedalaman. Rekan-rekannya tak dapat memberi pertolongan karena Robert melaju terlalu cepat. ”Robert memiliki lisence selam sejak 2001 dan jam selamnya tinggi,” kata Kemal Amas
Kepala Polres Teluk Wondama Ajun Komisaris Besar Sukatman mengatakan, tim SAR telah menyisir sekitar lokasi dan menyelam hingga kedalaman 80 meter. Namun, pencarian belum membuahkan hasil. (ich)