
![]() |
SAO PAULO, Sabtu - Brasil akan menyerang habis-habisan saat bertemu Cile pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2010, Minggu (7/9). Tim ”Samba” sangat membutuhkan kemenangan karena saat ini terpuruk di posisi kelima klasemen sementara zona Amerika Selatan.
”Kami harus memenangi laga ini. Saya tahu itu. Pertandingan melawan Cile akan sangat sulit, tetapi kami harus mendapatkan tiga poin,” kata Dunga, Pelatih Brasil. Dunga mengisyaratkan akan memasang tiga penyerang sekaligus, Robinho, Luis Fabiano, dan Ronaldinho, sebagai trio striker untuk pertandingan krusial yang akan berlangsung di Santiago ini.
Brasil harus memforsir serangan karena dalam dua pertandingan terakhir, mereka gagal mencetak gol saat kalah 0-2 dari Paraguay dan ditahan imbang 0-0 Argentina. Brasil berada satu tempat di bawah Cile dengan hanya mengemas sembilan poin dari enam kali pertandingan. Dari 10 tim Amerika Selatan, hanya empat tim teratas yang lolos langsung ke Afrika Selatan. Kekalahan dari Cile akan semakin membenamkan posisi Brasil.
Pada latihan terakhir di Rio de Janeiro sebelum berangkat ke Santiago, Robinho, Ronaldinho, dan Luis Fabiano bermain dalam satu tim, sementara Diego berperan sebagai pengatur serangan. ”Saya merasa gembira bisa bermain di posisi penyerang. Saya telah bermain beberapa kali di posisi ini sebelumnya, jadi saya kira tidak ada masalah. Kami punya banyak pemain yang berkualitas,” kata Ronaldinho.
Dunga biasanya memasang Ronaldinho sebagai seorang gelandang. Mengingat lini depan Samba yang mandul dalam beberapa laga terakhir, ia mungkin akan mengubah strategi dengan mendorong Ronaldinho lebih ke depan sebagai seorang striker. Brasil tidak akan diperkuat Kaka yang masih cedera.
”Bermain dengan tiga striker merupakan taktik yang sangat bagus,” kata Robinho, yang akan bermain untuk pertama kalinya di tim nasional setelah pindah dari Real Madrid ke Manchester City. ”Dengan semua pemain yang kami miliki, Brasil harus selalu bermain agresif.”
Dengan tambahan satu striker, Dunga hanya menggunakan dua gelandang bertahan. Untuk menempati posisi ini, ia tampaknya akan memasang Gilberto Silva dan Josue. Penampilan bagus akan sangat penting bagi Dunga untuk mempertahankan pekerjaannya sebagai pelatih tim Samba.
Mantan kapten Brasil ini mendapat tekanan luar biasa setelah hanya mampu mempersembahkan perunggu pada Olimpiade Beijing dengan tim yang diperkuat Ronaldinho, Pato, dan Diego. Hasil buruk pada beberapa kesempatan membuat suporter dan media menyerukan agar federasi sepak bola Brasil menggantinya dengan Pelatih Palmeiras Vanderlei Luxemburgo.
Bahkan, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva ikut-ikutan mengkritik penampilan tim Samba asuhan Dunga. Lula da Silva menyebut para pemain Brasil kurang bekerja keras di lapangan. Ia juga memuji pemain Argentina, Lionel Messi, sebagai pemain terbaik di dunia.
Kecaman keras itu mengundang kemarahan sejumlah pemain Brasil. ”Saya sedih mendengar hal itu, khususnya ketika ia (Lula da Silva) berbicara soal Messi. Ia seharusnya pindah saja ke Argentina menjadi warga negara Argentina dan mundur sebagai presiden,” kata Julio Cesar, kiper Brasil. (afp/reuters/ray)