
![]() |
Remaja Konvoi Kendaraan, Ganggu Pemakai Jalan
Tidak tahu apakah hanya saya yang merasakan hal ini atau orang-orang lain juga merasakan hal sama. Pada hari Sabtu (30/8) malam saya pulang melewati Jalan Mampang Prapatan (Warung Buncit), Jakarta Selatan. Waktu itu sekitar pukul 22.00, menjelang perempatan Buncit-Duren Tiga-Kemang jalanan menjadi macet.
Selintas di lampu merah terlihat mobil sedan yang berhenti melintang di tengah perempatan. Penasaran ingin tahu apa yang terjadi, saya melongok dan melihat sedan tersebut bersama mobil-mobil lain tengah dihadang oleh seorang remaja tanggung yang mengacung-acungkan tongkat seperti tongkat berlampu milik polisi. Remaja itu tidak sendirian, ada pula beberapa rekannya melakukan hal sama.
Ternyata mereka sengaja memberhentikan kendaraan lain karena mobil-mobil mereka hendak berkonvoi menggunakan jalan. Tidak peduli lampu pengatur lalu lintas sudah berwarna merah konvoi mereka tidak boleh dihentikan. Yang lebih mengesalkan lagi ternyata konvoi mereka dilakukan di atas jalur busway. Sungguh menyebalkan sekaligus mengherankan. Siapa mereka? Presiden saja belum tentu boleh menggunakan jalur busway. Lalu apa hak mereka menggunakan jalur busway dan memberhentikan kendaraan lain seenaknya?
Para petugas polisi tidak tampak, entah ke mana. Apakah tidak ada dari mereka yang tahu bahwa jalan raya jadi begitu semrawut akibat ulah mereka? Para pengendara sepeda motor yang turut dalam konvoi itu pun sama sekali tidak memedulikan keselamatan sebab tidak ada seorang pun yang mengenakan helm. Sangat tidak bersimpati dan saya menyesalkan aksi pemakaian jalan yang berbahaya dan egois seperti ini. Jangan mementingkan diri dan kelompok sendiri dengan mengabaikan hak-hak orang lain. Widya Nugrahedi Kompleks Ditjen Bangdes, Pejaten Barat, Jakarta
***
Limit Visa Platinum BII
Sejak tahun 1989 saya menjadi nasabah kartu kredit Gold BII dan sudah lima tahun terakhir ditingkatkan menjadi kartu (Master) Platinum. Selama ini tidak pernah ada masalah dengan pemakaian kartu kredit tersebut. Saya selalu membayar lunas semua tagihan, dan belum pernah menunggak. Bahkan baru-baru ini saya merasa tersanjung dengan diberikannya voucher parkir gratis untuk gedung-gedung tertentu oleh BII sebagai penghargaan sebagai salah pengguna terbanyak kartu kredit BII.
Masalah timbul ketika saya ditawari kartu kredit Visa BII Platinum, yang saat saya konfirmasi apa kegunaannya, dijawab pemakaian kartu ini otomatis menambah limit pagu kredit.
Ketika saya pergunakan Sabtu (9/8) di salah satu toko permata ternyata kartu tersebut ditolak dengan alasan sudah melebihi limit kredit. Padahal kartu itu baru untuk pertama kali saya pergunakan. Jawaban dari layanan nasabah ternyata limitnya gabungan dengan kartu Master saya dan kartu tambahan.
Lebih aneh lagi data limit yang ada di layanan nasabah lebih kecil dari yang tertera di billing statement, hampir setengahnya. Dua kali saya coba tanyakan limit kredit saya dengan petugas layanan nasabah yang berbeda, tetapi datanya tetap sama.
Terakhir saya mencoba memastikan hal ini kepada supervisor atau manajer yang mungkin bisa menjawab dengan benar, sepertinya lebih susah berbicara kepada mereka karena tidak mau menerima telepon saya dengan alasan klasik, yaitu sibuk dengan urusan lain. PRIYATMEDI Kampung Joglo T-6, Kembangan, Jakarta
***
SMS Gratis XL Hanya Janji
Pada 29 Agustus 2008 pukul 20.35 saya mengisi ulang pulsa XL Bebas dengan menggunakan voucher Xtra pulsa Rp 100.000. Seperti layaknya iklan XL bahwa Xtra Rp 100.000 mendapatkan 100 SMS gratis ke sesama XL per hari selama satu bulan.
Namun, sampai saat ini SMS gratis tersebut tidak saya dapatkan. Saya sudah lima kali menghubungi layanan pelanggan lewat telepon 817 dan (021) 5795 9817, yang setiap panggilan membutuhkan waktu sekitar 25 sampai 35 menit untuk dapat terhubung dan terkena pulsa.
Saat terhubung saya hanya diberi jawaban bahwa saat ini terdapat gangguan karena perpindahan data dan mohon ditunggu sebentar, bisa 15 menit, 30 menit, 2 jam, dan 24 jam sambil dijanjikan akan di-push dan push dan push untuk memunculkan confirm Xtra agar dapat segera mendapatkan hak, yakni menggunakan SMS gratis.
Sampai saat ini pulsa tetap terpotong setiap kali SMS ke sesama XL. Sudah lelah mengeluh lewat layanan pelanggan, bagaimana tanggung jawab XL? Gunawan Jalan Majapahit V Nomor 321, Depok