
![]() |
FX Harsono dan Haris ke China
Dua perupa eksponen Gerakan Seni Rupa Baru (GSRB), FX Harsono dan Haris Purnomo, diundang untuk mengikuti ”The 3rd Nanjing Triennale” di Nanjing, China, 10 September-19 November 2008. Nanjing Triennale kali ini mengusung tema ”Reflektive Asia”, menampilkan apa yang disebut sebagai paradigma baru seni rupa kontemporer Asia.
Karya para seniman yang diundang dianggap dapat merefleksikan hal itu, melalui berbagai subtema, seperti komunitas Asia, fantasi kota, kritik masyarakat, negosiasi nilai, tradisi, modernitas, realitas, dan fiksi. (*/iam)
The Blind Book
Perupa Setiawan Sabana (57) menggelar pameran tunggal bertajuk ”The Blind Book: Homage to Paper” di SIGIarts Gallery, Jalan Mahakam I No 11, Jakarta Selatan. Pameran dengan kurator Hendro Wiyanto ini dibuka Sabtu (6/9) lalu, dan berlangsung hingga 20 September.
Guru besar Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (ITB) ini dikenal sebagai seniman yang serius menggeluti kertas dalam berbagai bentuknya. Dia sudah berkali-kali menggelar pameran dengan materi dan tema kertas. Baginya, kertas adalah bagian penting dalam perjalanan peradaban, tetapi kini semakin menyusut seiring pertumbuhan teknologi digital. (*/iam)