
Kamis, 25 September 2008 | 00:39 WIB
Bakrie Telecom Tambah Kapasitas
PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), operator layanan telekomunikasi hemat Esia, Wifone, dan Wimode, menyatakan siap menghadapi lonjakan lalu lintas komunikasi pada masa Lebaran tahun 2008. Penambahan kapasitas percakapan telepon dan SMS telah dilakukan. ”Kami memperkirakan lonjakan pengiriman SMS menjadi 100 juta per hari, dari lalu lintas normal rata-rata 40 juta per hari. Tentu saja, lonjakan ini bukan masalah bagi kami karena kapasitas Bakrie Telecom telah ditingkatkan jadi 150 juta SMS per hari,” kata Muhammad Buldansyah, Wakil Dirut BTEL bidang Operasional, Rabu (24/9) di Jakarta. Dia memperkirakan, dari sisi percakapan telepon, terdapat kenaikan antara 30-40 persen dari lalu lintas normal. (RYO)
Indonesia Air Asia Operasikan Airbus A320
Maskapai penerbangan Indonesia AirAsia untuk pertama kalinya mengoperasikan pesawat Airbus A320 untuk menggantikan pesawat Boeing 737. Peresmian Airbus A320 digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (24/9). ”Kedatangan A320 akan sangat membantu meningkatkan efisiensi dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi pelanggan kami,” ujar Chief Executive Office Indonesia AirAsia Dharmadi. Airbus A320 diklaim berkapasitas bagasi lebih besar 10 persen, 15 persen lebih hemat bahan bakar, serta mampu mengangkut 180 penumpang. A320 akan melayani rute domestik, di antaranya Jakarta-Batam, Jakarta-Padang, Jakarta-Balikpapan, dan Jakarta-Denpasar. (*/RYO)
Sebanyak 40 Pelanggan Listrik Masih Mangkir
Sebanyak 40 industri yang merupakan pelanggan listrik mangkir dalam mengikuti aturan penghematan listrik. Dari 3.050 pelanggan per 16 September 2008, surat keputusan bersama (SKB) lima menteri soal penghematan listrik itu baru dijalankan oleh 3.010 pelanggan. Menteri Perindustrian Fahmi Idris menyampaikan hal itu dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Selasa (23/9) di Jakarta. Implementasi SKB sangat dilematis bagi industri dengan daya di atas 200 kVA di Jawa dan Bali karena peraturan ini tidak memiliki sanksi tegas bagi pelanggan yang tidak melaksanakannya. (osa)