
Minggu, 11 Januari 2009 | 03:00 WIB
kuala lumpur, sabtu - Ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir akan tampil di final turnamen Malaysia Super Series yang berlangsung di Putra Stadium, Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Selain memiliki peluang meraih gelar juara untuk pertama kalinya dalam waktu tujuh bulan, Nova/Liliyana juga berkesempatan membalas kekalahan dari Lee Yong-dae/Lee Hyo-jung (Korea Selatan) yang dialami di final Olimpiade Beijing.
Nova/Liliyana melaju ke final setelah mengalahkan ganda Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, 22-20, 21-18, di partai semifinal yang berlangsung Sabtu (10/1). Adapun Yong-dae/Hyo-jung menang atas pasangan Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam, 21-13, 21-18.
Meski masih berstatus sebagai ganda campuran nomor satu dunia, Nova/Liliyana memiliki catatan hasil buruk setiap kali berhadapan dengan Yong-dae/ Hyo-jung yang saat ini berada di urutan ketiga dunia. Dari tiga pertemuan—yang semuanya terjadi tahun lalu, yaitu di Malaysia dan Korea Super Series serta Olimpiade Beijing—tak sekali pun Nova/Liliyana bisa mengalahkan ganda Korsel tersebut.
Di final Olimpiade Beijing, Yong-dae/Hyo-jung jugalah yang membuyarkan ambisi Indonesia meraih medali emas dari ganda campuran. Kekuatan dan kecepatan pemain Korsel tak mampu diimbangi Nova/Liliyana.
Hal itulah yang kembali harus diantisipasi Nova/Liliyana pada final hari Minggu ini. Salah satu pelatih ganda pelatnas, Aryono Miranat, yang berada di Kuala Lumpur mengatakan, Nova/Liliyana harus bisa mengatur tempo untuk bermain cepat atau lambat.
”Dalam menyerang juga harus sabar karena pertahanan ganda Korsel rapat. Selain itu, konsentrasi harus baik dan bisa mengendalikan permainan di depan net,” kata Aryono.
Pada Malaysia Super Series tahun lalu, Nova/Liliyana hanya bertahan hingga perempat final. Gelar juara terakhir yang mereka dapat adalah dari Singapura Super Series yang berlangsung Juni. Setelah itu, hasil terbaik pasangan—yang sama-sama berasal dari klub Tangkas Alfamart Jakarta— ini adalah menjadi runner-up di tiga dari enam kejuaraan.
Selain Nova/Liliyana, Indonesia juga menempatkan ganda putra Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan di final. Tampilnya Alvent/Hendra AG di final ini menjadi kejutan karena Malaysia Super Series menjadi turnamen pertama setelah mereka berpisah dari pasangan masing-masing. Sebelumnya, Alvent bermain bersama Luluk Hadiyanto, sementara Hendra AG dengan Joko Riyadi.
Tak hanya itu, Alvent/Hendra AG maju ke final setelah mengalahkan ganda nomor satu dunia Markis Kido/Hendra Setiawan, 10-21, 25-23, 21-10. Kemenangan tersebut didapat Alvent/Hendra AG setelah bangkit dari kekalahan pada game pertama dan tertinggal 13-19 di game kedua.
Di final, Alvent/Hendra AG akan melawan ganda unggulan kedua, Jung Jae-sung/Lee Yong-dae (Korsel). Di ganda putri, Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari terhenti setelah kalah dari Yang Wei/Zhang Jiewen, 10-21, 15-21. (iya)