Rabu, 10 Februari 2010
Getty Images/Chip Somodevilla
Para pemrotes membawa plakat bertuliskan kalimat-kalimat protes saat Edward Liddy, pemimpin American International Group (AIG), tiba di Capitol Hill, Rabu (18/3) di Washington DC. Pemberian bonus kepada karyawan dan eksekutif AIG menjadi sasaran kritikan tajam warga AS yang terpukul krisis.
Ekonomi Sulit Pulih
Sejumlah Negara Pasok Dana untuk Cegah Kemerosotan

Jumat, 20 Maret 2009 | 03:19 WIB

Ottawa, Rabu - Pemulihan ekonomi dunia dari resesi ekonomi yang dalam akan memerlukan waktu. Pemulihan membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan perkiraan selama ini. Sementara itu bank-bank sentral mengucurkan lagi dana-dana ke pasar untuk memulihkan ekonomi.

”Pemulihan? Itu akan datang. Namun, ketika itu datang, jangan harapkan semuanya akan pulih seperti sedia kala. Beberapa perusahaan besar, seperti otomotif, telah tenggelam untuk selamanya,” kata ekonom Kanada dan mantan Gubernur Bank Sentral Kanada (2001-2008), David Dogde, kepada harian Kanada, The Globe dan Mail, Kamis (19/3).

”Situasi dunia sangat sulit. Namun, orang Kanada tidak boleh lupa bahwa kita lebih baik dibandingkan dengan negara lain,” ujar Dodge, yang memiliki spesialisasi soal ekonomi internasional.

Menurut Dodge, ekonomi Kanada yang dalam keadaan lebih baik pun baru bisa diharapkan pulih pada pertengahan tahun 2009 dan tumbuh positif pada 2010.

Salah satu faktor yang membuat Dodge pesimistis soal pemulihan global adalah sistem perbankan di semua negara maju tertekan (stressed). Ini merujuk pada kerugian besar-besaran dan kredit macet yang mencapai triliunan dollar AS.

”Di AS, bank-bank dalam keadaan parah (terrible),” kata Dodge, menegaskan bahwa sistem perbankan di AS jauh lebih buruk ketimbang Kanada.

Sistem finansial di Kanada dapat diperbaiki, tetapi bank belum dapat menyalurkan kredit. ”Ini adalah keadaan yang memerlukan langkah-langkah perbaikan,” ujar Dodge lagi.

Perbaikan itu termasuk soal industri perbankan, hingga bisa kembali menyalurkan kredit. Dodge mengatakan, pemulihan ekonomi tidak otomatis terjadi dengan pengucuran dana-dana pemerintah ke pasar.

Sistem pasar, termasuk pasar kredit, harus bisa bekerja seperti semula untuk bisa memulihkan ekonomi. Itu penting agar kredit bisa diserap dengan baik dan tepat sasaran sehingga tidak percuma.

Membeli obligasi

Indikator ekonomi global terus merosot, seperti penerbangan kargo yang diperkirakan akan anjlok 5 persen dan penerbangan penumpang sipil anjlok 3 persen sepanjang tahun 2009.

Dirjen Asosiasi Transportasi Udara Internasional Giovanni Basignani di Kuala Lumpur, Kamis (19/3), mengatakan, semua sistem ini mengalami krisis.

Menyadari keadaan yang memburuk, Bank sentral AS merencanakan pembelian kembali surat utang (obligasi pemerintah) sebesar 300 miliar dollar AS dari pasar. Pembelian besar-besaran ini merupakan yang pertama sejak tahun 1960.

Bank Sentral Inggris dan Jepang juga mengumumkan akan membeli utang pemerintah. Adapun Bank Nasional Swiss akan menjual franc di pasar.

Korea Selatan juga merencanakan mengeluarkan tambahan 4,9 triliun won atau 3,5 miliar dollar AS untuk menciptakan 550.000 lapangan kerja baru. (AP/AFP/Reuters/joe)

Share on Facebook
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

Form Komentar

  • Silahkan isi nama Anda

  • Silahkan isi email Anda.

  • Silahkan isi komentar Anda.

INDEX LALU
Tanggal: