Rabu, 10 Februari 2010
Putus Rantai Ekonomi di Pedagang Kecil

Senin, 22 Juni 2009 | 04:03 WIB

Bangkok, Kompas - Putuskan rantai ekonomi yang membelenggu pedagang kecil dan pedagang pasar tradisional. Para pedagang tradisional itu harus dibantu berkembang agar tetap eksis di tengah gempuran pelaku ritel modern, khususnya pemodal asing di Tanah Air.

”Tanpa bantuan, pedagang kecil akan mati. Saat ini saja mereka sudah sulit bersaing dengan bisnis eceran yang dikelola secara profesional atau modern,” ujar Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Pudjianto, di sela acara studi banding pengelolaan bisnis ritel di Bangkok, Thailand, Minggu (21/6).

Banyak faktor penyebab matinya pedagang kaki lima dan pedagang tradisional. Penyebab utamanya, harga jual yang tidak kompetitif dengan ritel modern.

Demi pedagang kecil, pemerintah harus memperpendek rantai distribusi barang dan membina pedagang. Guna memperpendek rantai distribusi harus dibangun pusat perkulakan bagi pedagang. ”Cukup tunjuk salah satu pengelola pusat distributor berpengalaman, dengan pengawasan pemerintah,” ucapnya.(Runik Sri Astuti dari Thailand)

Share on Facebook
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

Form Komentar

  • Silahkan isi nama Anda

  • Silahkan isi email Anda.

  • Silahkan isi komentar Anda.

INDEX LALU
Tanggal: