Rabu, 10 Februari 2010
Uji Rudal Pas Hari Kemerdekaan Amerika

Minggu, 5 Juli 2009 | 03:49 WIB

Seoul, Sabtu - Korea Utara seperti sengaja memanas-manasi Amerika Serikat. Hari Sabtu (4/7), persis ketika AS memperingati hari kemerdekaannya, Korut menguji coba tujuh peluru kendali balistiknya di pantai timur Korut.

Mei lalu pun Korut sengaja melakukan uji coba nuklir tepat pada hari perayaan AS, US Memorial Day, hari peringatan pendaratan tentara sekutu di Eropa.

Ini adalah yang kesekian kalinya Korut tidak memedulikan peringatan siapa pun dan terus menuruti kemauan sendiri untuk melakukan uji coba nuklir lagi, dan uji lagi.

Tes nuklir Mei lalu dilakukan saat Pemerintah Washington minta dukungan Perserikatan Bangsa-Bangsa agar menghentikan program peluru kendali (rudal) Korut.

Menurut Kementerian Luar Negeri Korsel, empat rudal Korut itu diluncurkan ke arah Laut Jepang di timur Korut, berupa rudal balistik. Hal ini jelas-jelas melanggar sejumlah resolusi Dewan Keamanan PBB.

Adapun rudal kelima, keenam, dan ketujuh juga merupakan rudal balistik sejenis. Rudal ketujuh diluncurkan pada pukul 17.40 waktu setempat.

Ini adalah yang pertama kalinya dalam tiga tahun Korut meluncurkan berturut-turut rudal balistiknya. Menurut Kepala Staf Gabungan Seoul, jangkauan rudal itu mencapai 400-500 kilometer, tetapi pihaknya tidak bersedia mengungkapkan jenisnya.

Sementara itu, menurut kantor berita Korsel, Yonhap, rudal yang diuji coba Sabtu kemarin diperkirakan jenis Scuds atau Rodong-1 yang jarak jangkauan maksimumnya 1.300 kilometer. Namun, untuk uji coba kali ini, jangkauan diperpendek.

Terkait tindakan Korut ini, Departemen Luar Negeri AS berpendapat, ”Sungguh tingkah yang tak perlu dibantu.” (AP/AFP/sha)

Share on Facebook
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

Form Komentar

  • Silahkan isi nama Anda

  • Silahkan isi email Anda.

  • Silahkan isi komentar Anda.

INDEX LALU
Tanggal: