Rabu, 10 Februari 2010
AP PHOTO/ ANUPAM NATH
Seorang wanita menerabas banjir untuk mengambil air di Desa Kakadhowa di Negara Bagian Assam, India, Senin (6/7). Banjir yang melanda sebagian wilayah India menyebabkan 500.000 orang kehilangan rumah.
BENCANA ALAM
Ratusan Ribu Orang di India Mengungsi

Selasa, 7 Juli 2009 | 04:11 WIB

Gauhati, Senin - Sejumlah desa di India timur laut terendam banjir dan menyebabkan hampir 500.000 orang mengungsi. Hari Minggu (5/7), Sungai Brahmaputra kembali meluap serta memaksa hampir 4.000 warga mengungsi.

”Sedikitnya satu orang tewas karena tenggelam dalam banjir di Negara Bagian Assam, India,” kata Mantu Thakuria, polisi setempat. Ini merupakan korban tewas pertama yang dilaporkan di negara bagian itu sejak hujan lebat turun Rabu lalu.

”Hampir 500.000 orang terpaksa mengungsi karena banjir, yang melanda 10 dari 27 distrik Negara Bagian Assam,” kata Menteri Pendapatan Negara Bagian Assam Bhumidhar Barman.

Di China bagian selatan, banjir merenggut nyawa 20 warga. Sekitar 700.000 orang meninggalkan rumah mereka di China bagian selatan setelah hujan lebat menyebabkan banjir dan merusak sebuah bendungan, demikian kantor berita Xinhua.

Di Provinsi Hunan, banjir menewaskan delapan orang dan memaksa 140.000 orang mengungsi. Sebanyak 5 orang tewas di Provinsi Fujian, 2 hilang, dan 22.000 orang dievakuasi. Juga ada lima orang tewas di Provinsi Jiangxi dan 230.000 orang mengungsi. Di Guangdong, dua pekerja bangunan tewas ketika sebuah dinding yang basah karena hujan roboh menimpa mereka.

Hujan masih turun

Hujan lebat telah mengguyur kawasan itu sejak hari Rabu, memaksa sekitar 310.000 orang di Guangxi mengungsi. Hujan mulai mereda di beberapa bagian Guangxi hari Minggu, tetapi permukaan sungai tetap tinggi.

CCTV memperlihatkan jalan-jalan di Kabupaten Rongshui yang kebanjiran. Kasur dan alat-alat rumah tangga turut hanyut. Banjir juga telah membuat warga tidak bisa bergerak dan sebagian hanya bisa bertahan di rumah masing-masing.

Pemerintahan Kabupaten Rongshui memperkirakan kerugian mencapai 210 juta yuan (31 juta dollar AS).

Hari Senin diperkirakan hujan lebat juga masih akan menerpa daerah Vietnam bagian utara. Banjir dan longsor pekan lalu membuat 22 orang tewas dan 14 lainnya hilang di negara ini. Pemerintah mengatakan, hampir sejumlah 530 rumah rusak dan 600 hektar sawah dan ladang hancur. (AP/Reuters/AFP/DI)

Share on Facebook
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

Form Komentar

  • Silahkan isi nama Anda

  • Silahkan isi email Anda.

  • Silahkan isi komentar Anda.

INDEX LALU
Tanggal: