Rabu, 10 Februari 2010
Joe Jackson Curigai Ada "Permainan Kotor" di Balik Kematian

Minggu, 12 Juli 2009 | 03:46 WIB

Los Angeles, Jumat - Ayah mendiang bintang pop Michael Jackson, Jumat (10/7), mengungkapkan kecurigaan ”ada permainan kotor” di balik kematian anaknya.

Ucapan Joe Jackson, ayah Michael, dalam wawancara televisi ABC News hari Jumat itu tidak hanya membuat guncang media AS, tetapi juga memaksa pengadilan Los Angeles menunda sepekan acara dengar pendapat seputar hak asuh ketiga anak Michael Jackson, yang sementara ini ditangani ibu Michael, Katherine (79).

”Saya sungguh tak percaya, hal itu (kematian) bisa terjadi pada Michael. Saya percaya ada permainan kotor. Saya sungguh percaya,” kata Joe Jackson tanpa mengelaborasi kecurigaannya lebih lanjut.

Penyanyi ”Thriller” itu meninggal mendadak dua pekan lalu setelah jantungnya berhenti di rumah sewaannya di Los Angeles di tengah persiapan tur musiknya ke Eropa. Semenjak kematian sang bintang pada usia 50 tahun itu, polisi menemukan sejumlah resep obat-obat keras di rumah Michael Jackson.

”Saya sungguh tidak tahu-menahu soal narkotika,” kata Joe Jackson, ”Saya bahkan tak tahu namanya. Namun, saya tahu bahwa apabila dia memakainya, obat itu membuatnya bisa istirahat karena ia telah kerja keras. Dan obat itu diduga untuk membuatnya rileks,”

”Namun, ternyata ia tak juga bangun. Tak pernah bangun. Michael mati dalam tidurnya,” ungkap Joe Jackson. Media berspekulasi, obat itu adalah Diprivan, yang biasa dipakai untuk bius di rumah sakit.

Mediasi di luar sidang

Acara dengar pendapat, yang ditunda sampai 20 Juli mendatang, diperkirakan akan menjadi ajang perebutan pengasuhan dengan Deborah Rowe—ibu biologis dua dari tiga anak Michael hasil perkawinan sang penyanyi dengan mantan resepsionis dokter kulit Michael, 1996-1999.

Meski demikian, kedua pihak memang mengupayakan penyelesaian damai di luar sidang. Rowe mengajukan permohonan ke pengadilan untuk mengasuh anak biologisnya dengan Michael, yakni Michael Joseph Jackson Jr (12), yang dikenal sebagai Prince Michael, dan anak perempuannya, Paris Michael Katherine Jackson (11). Sementara yang bungsu, Prince Michael II, terlahir dari ibu yang tak pernah diungkapkan jati dirinya oleh Michael.

Dalam sebuah surat wasiat Michael Jackson, ia menetapkan ibunya, Katherine Jackson, untuk mengasuh ketiga anaknya. Apabila tak sanggup, ia menunjuk sobatnya, penyanyi Diana Ross, sebagai pengasuhnya.

Debbie Rowe tidak disebut perannya dalam surat wasiat. Tahun 2001, banyak hal dilakukan untuk mengakhiri hak kepengasuhan Rowe. Akan tetapi, tahun 2006, kedua pihak melakukan kesepakatan di luar pengadilan.

Rincian isi kesepakatan ini belum terungkap, dan tidak jelas kapan terakhir Debbie Rowe (50) bertemu dengan anak kandungnya. (AFP/Reuters/sha)

Share on Facebook
Nilai 4 A A A
Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Nur Aryani @ Senin, 13 Juli 2009 | 13:49 WIB
Mr. Joe harus ingat, kematian seseorang adalah kehendak Allah, tak perlu mencurigai orang laion dalam kematian MJ ini, ikhlaskan saja, Mr. Joe suatu saat juga akan mati lho, tinggal soal waktu saja, siapkan diri dari sekarang untuk menghadapi mati, jangan memikirkan orang yang sudah mati

Form Komentar

  • Silahkan isi nama Anda

  • Silahkan isi email Anda.

  • Silahkan isi komentar Anda.

INDEX LALU
Tanggal: