
Rabu, 4 November 2009 | 04:23 WIB
YOGYAKARTA, KOMPAS -
Penghargaan Outstanding Asian Pediatric Award tersebut diberikan dalam konferensi APPA di Shanghai, China, yang berlangsung pertengahan Oktober lalu. Penghargaan diberikan tiga tahun sekali kepada dokter anak yang dinilai mempunyai prestasi menonjol. ”Saya salah satu dari 12 dokter anak lain yang menerima penghargaan ini,” tuturnya di Fakultas Kedokteran UGM, Yogyakarta, Selasa (3/11).
Menurut Yati, penghargaan diberikan berdasarkan pada jumlah dan mutu penelitian maupun publikasi ilmiah yang dihasilkan. Untuk penghargaan ini, peserta bersaing dengan sekitar 2.500 dokter anak dari seluruh dunia.
Salah satu penelitiannya pada tahun 1970-an, Yati yang menjadi Direktur Unit Pelatihan Diare Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) menemukan, diare di Indonesia lebih banyak disebabkan rotavirus. Penemuan ini mengubah terapi pengobatan diare yang sebelumnya lebih banyak menggunakan antibiotik. (IRE)