Rabu, 10 Februari 2010
Jumlah Siswa SMK di Kota Tegal Masih Kurang
Peluang Kerja untuk Lulusan SMK Banyak

Senin, 9 November 2009 | 17:24 WIB

Tegal, Kompas - Jumlah siswa sekolah menengah kejuruan di Kota Tegal masih kurang. Hingga saat ini, perbandingan antara jumlah siswa SMK dan SMA di Kota Tegal sekitar 14:10. Pemerintah menargetkan perbandingan jumlah siswa SMK dengan SMA mencapai 70:30 pada 2015.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tegal Suryaningsih Budiastuti, Sabtu (7/11), mengatakan, saat ini jumlah SMK di Kota Tegal sebanyak 17 sekolah dengan jumlah siswa 8.394 orang. Adapun jumlah SMA sebanyak 12 sekolah dengan jumlah siswa 5.662 orang.

Oleh karena itu, Pemkot Tegal terus mendorong peningkatan jumlah siswa SMK. Hal tersebut antara lain dilakukan dengan memberikan izin berdirinya SMK baru. "Sekarang ada tiga yang mengajukan izin," ujarnya.

Sesuai dengan edaran pemerintah pusat, SMK juga diperbolehkan menambah siswa dan ruang kelas baru. Sebagai contoh, siswa pada SMK Jurusan Teknologi Industri yang semula hanya sekitar 28 siswa per kelas, saat ini menjadi 36 siswa per kelas.

Suryaningsih mengatakan, pemerintah juga membantu mempromosikan keberadaan SMK di masyarakat. Hal tersebut dimaksudkan agar minat masyarakat menyekolahkan anaknya ke SMK meningkat.

Peluang kerja

Dia mengatakan, peluang kerja untuk siswa lulusan SMK sangat banyak. Saat ini rata-rata, sekitar 65 persen lulusan SMK di Kota Tegal, bisa langsung terserap ke dunia kerja. Sisanya membuka usaha sendiri, seperti warteg di Jakarta, atau melanjutkan sekolah. "Jadi SMA hanya untuk siswa yang berorientasi melanjutkan kuliah," kata Suryaningsih.

Salah satu upaya mempromosikan keberadaan SMK adalah dengan pameran. Pada 11 dan 12 November, Pemkot Tegal akan menjadi tuan rumah pameran pengembangan inovasi teknologi dari 35 SMK di Jateng. Kegiatan tersebut sebagai rangkaian kegiatan Lomba Kompetensi Siswa II SMK tahun 2009 tingkat Jateng, yang juga diselenggarakan di Kota Tegal, mulai 10 hingga 13 November.

Kepala SMK Negeri 3 Tegal, Ibnu Hajar Dewantoro, mengatakan, sejumlah SMK di Kota Tegal juga terus mempromosikan keberadaan mereka untuk menarik minta masyarakat, di antaranya dengan mengikuti pameran dan lomba.

Selain promosi kepada masyarakat, keikutsertaan dalam kegiatan-kegiatan tersebut juga untuk menarik perusahaan pencari kerja. Dengan mengetahui kompetensi siswa melalui pameran atau lomba, perusahaan-perusahaan pencari kerja akan tertarik merekrut siswa lulusan SMK ke perusahaan mereka.

"Peluang pasar terhadap SMK besar sekali," kata Ibnu. Rata-rata setiap tahun, siswa SMK 3 Tegal yang bisa langsung terserap ke pasar kerja sekitar 65 persen, di antaranya ke perusahaan pertambangan dan pelayaran. Beberapa siswa yang belum bisa terserap ke perusahaan, biasanya terkendala masalah fisik dan wawancara kerja. (WIE)

Share on Facebook
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

Form Komentar

  • Silahkan isi nama Anda

  • Silahkan isi email Anda.

  • Silahkan isi komentar Anda.

INDEX LALU
Tanggal: