
Jumat, 13 November 2009 | 03:36 WIB
Jakarta, Kompas -
Demikian disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Madya Imam Sufaat, Kamis (12/11), seusai upacara serah terima jabatan dari Marsekal Subandrio. ”Kita kirim pesawat ke sana (AS). Kita dapat bantuan sebesar 15 juta dollar dari AS lewat FMS (
Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso dalam sambutannya sebagai inspektur upacara menggarisbawahi peran TNI AU berkaitan dengan kemampuan serangan dan dukungan udara.
Imam Sufaat menyatakan, walaupun anggaran untuk TNI AU naik pada tahun 2010, pihaknya tetap mendasarkan perencanaan pada kebutuhan pokok minimum.
Sebelumnya, dua pesawat Hercules A-130B diremajakan oleh Singapore Technology Engineering dan berubah kelasnya dari B menjadi H.
Asisten Logistik KSAU Marsekal Muda Imam Wahyudi mengatakan, Hercules yang sedang diperbaiki di AS adalah Hercules A 1323, sedangkan satu lagi diperbaiki di Bandung. Menurut dia, dua pesawat itu mendapat perbaikan yang cukup menyeluruh karena perbaikannya tergolong
Selain itu, TNI AU juga mengajukan penggantian pesawat Hawk MK-53 dan OV 10 Bronco. Kedua pesawat tersebut menjadi prioritas dibandingkan dengan F-5. ”Kami sekarang juga masih tunggu tiga Sukhoi,” ungkap Imam Sufaat, yang merupakan lulusan Akabri Bagian Udara tahun 1977.