
Minggu, 15 November 2009 | 15:55 WIB
Djokovic, yang pekan lalu baru saja menjuarai turnamen di Basel, mengendalikan permainan sejak awal set pertama. Petenis Serbia ini di luar dugaan tak mendapat perlawanan berarti dari Nadal, yang terakhir kali menjadi juara pada Roma Masters, Mei lalu, dengan mengalahkan Djokovic di final.
Di final, Djokovic akan menghadapi pemenang antara unggulan ke-13, Radek Stepanek (Ceko), dan harapan terakhir tuan rumah, Gael Monfils. Keduanya masih bertanding saat berita ini diturunkan.
Duel dibuka dengan suguhan menarik kedua petenis yang tak ragu maju dan bertarung di depan net. Djokovic lalu mematahkan servis Nadal untuk pertama kalinya di game keenam set pertama untuk memimpin 4-2 lewat backhand down the line. Djokovic merebut set pertama dengan kembali mematahkan servis Nadal di game kedelapan.
Nadal, yang lolos dari kekalahan melawan Nicolas Almagro dan Jo-Wilfried Tsonga pada dua babak sebelumnya, mencoba bangkit pada set kedua. Namun, Djokovic berada di puncak penampilannya dan langsung unggul 2-0. Djokovic kemudian mempertahankan servisnya pada game ke-10 dan mengakhiri laga dengan sebuah forehand winner.
Sebelumnya, petenis Spanyol, Fernando Verdasco, menjadi petenis kedelapan yang lolos ke ATP World Tour Finals di London, pekan depan. Verdasco tak tergeser karena pesaing terdekatnya, Robin Soderling (Swedia) dan Tsonga (Perancis), kalah di perempat final. Soderling disingkirkan Djokovic, sementara Tsonga dikalahkan Nadal.
Verdasco menjadi satu-satunya debutan pada ajang yang diikuti delapan petenis terbaik dunia ini. Tujuh petenis lain tampil tahun lalu, yaitu Roger Federer (Swiss), Rafael Nadal (Spanyol), Andy Murray (Inggris), Novak Djokovic (Serbia), Juan Martin del Potro (Argentina), Andy Roddick (Amerika Serikat), dan Nikolay Davydenko (Rusia).
”Saya gembira bisa lolos. Masuk delapan besar bukan hal yang mudah. Saya tak sabar berkompetisi dengan para petenis terbaik dunia,” ujar Verdasco.
Petenis asli Madrid ini menjalani musim terbaik dengan meraih satu gelar di New Haven, dan lolos ke final di Kuala Lumpur dan Brisbane. Verdasco mencatat hasil menang-kalah 15-4 di grand slam, termasuk lolos ke semifinal Australia Terbuka. Dia digagalkan Nadal lewat pertarungan ketat lima set. Sejak saat itu Verdasco nyaris tak tergeser dari 10 besar dunia.