
Minggu, 15 November 2009 | 15:57 WIB
Palembang, Kompas -
Dalam pertandingan uji coba sebelumnya di dalam ataupun di luar negeri, timnas U-23 tidak menunjukkan prestasi yang gemilang. Terakhir, timnas U-23 dikalahkan timnas Malaysia, 1-3, di Stadion Gelora Sriwijaya, Senin (9/11). Sebelumnya, timnas U-23 dibantai 0-5 oleh Iran senior dan kalah 1-2 melawan tim Iran yunior. Timnas U-23 juga kalah 0-1 melawan Malaysia dan kalah dari Singapura 0-2.
Dalam sesi latihan di Stadion Bumi Sriwijaya, Sabtu (14/11) sore, timnas U-23 yang ditangani pelatih asal Uruguay, Alberto Bica, bersama asistennya, Gabriel Jorge Anom dan Fransisco Morales, melakukan simulasi untuk mematangkan posisi pemain saat menguasai bola ataupun saat bola dikuasai lawan. Alberto tampak memberikan penekanan latihan pada eksekusi tendangan bebas dan tendangan pojok.
Gabriel Jorge Anom yang ditemui seusai latihan mengatakan, pelatih tidak memberikan target kepada pemain untuk mengalahkan Sriwijaya FC. Pelatih menyerahkan hasil pertandingan kepada pemain yang berlaga di lapangan. ”Saya tidak bisa berkomentar tentang kondisi tim. Pertandingan baru berlangsung besok. Jadi kita lihat setelah pertandingan selesai,” kata Gabriel.
Secara terpisah, Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menuturkan, tim asuhannya hanya memiliki 15 pemain dalam pertandingan menghadapi timnas U-23. Lima pemain Sriwijaya FC dipanggil untuk memperkuat timnas senior yang bertanding dalam kualifikasi Piala Asia 2011. ”Saya akan menurunkan semua pemain yang ada, termasuk Anoure Obiora. Dia sudah ikut latihan dua kali, tetapi mungkin belum diturunkan penuh dalam pertandingan,” kata Rahmad.
Kehilangan Anang Ma’ruf, Josh Maguire, dan Ngon A Djam memaksa Pelatih Persebaya Surabaya Danurwindo mengubah cara bermain saat menjamu Persiwa Wamena dalam lanjutan Djarum Liga Super Indonesia di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya, Minggu (15/11). Meskipun tetap menggunakan pola 3-5-2, Danurwindo tak ingin fokus penyerangan bertumpu pada kedua sayap seperti ciri khas Persebaya selama ini.
”Selama Anang absen, saya ingin Persebaya lebih mengandalkan kolektivitas dalam bermain,” tutur Danurwindo seusai latihan, Sabtu (14/11) pagi.
Dalam latihan terakhir, Danurwindo mencoba Supriyono pada posisi bek kanan. Namun, kemampuan bertahan mantan pemain Persija Jakarta ini tidak sebaik Anang.