
Kamis, 19 November 2009 | 04:29 WIB
JAKARTA, KOMPAS -
Delapan klub itu, sesuai urutan klasemen di seri I, adalah Citramuda Jakarta, Prambors Jakarta, Gorgeous Bandung, Smanda Lampung, OCBC NISP Bandung, Bumi Asri Bandung, Bats Banten, dan Sriti Surabaya. Liga Sofbol Indonesia (LSI) 2009 ini akan memperebutkan piala bergilir LSI dan hadiah dari sponsor.
Soal hadiah memang belum pasti karena sponsor pertandingan—yang antara lain adalah Pertamina, Bank Mandiri, dan air mineral Prim-a—sejauh ini belum membahasnya. Namun, yang pasti, LSI adalah upaya untuk meningkatkan prestasi olahraga sofbol nasional.
Direktur LSI Achmad Nugraha Juanda mengatakan, prestasi yang dipetik tim nasional sofbol Indonesia sudah tidak terbantahkan. Saat ini Indonesia berada di peringkat ketiga Asia di bawah Jepang dan Filipina. Karena masuk di tiga besar Asia, Indonesia tahun ini ikut kejuaraan dunia di Kanada dan merebut urutan ke-16. ”Indonesia saat ini punya 20-an klub berkualitas baik dan ini harus terus dibina,” kata Presiden Federasi Sofbol Indonesia Gugun Yudinar, Rabu (18/11) di Jakarta.
Tahun 2010, LSI akan dibikin semiprofesional. Akan ada regulasi soal transfer pemain dan