Rabu, 10 Februari 2010
Etape Kriterium Kemungkinan Menjadi "Time Trial"
TdI 2009 Diikuti Tim Luar Negeri

Kamis, 19 November 2009 | 04:30 WIB

Jakarta, Kompas - Sebanyak 20 tim balap sepeda mengonfirmasi keikutsertaan di Speedy Tour d’Indonesia 2009. Sembilan dari 20 tim itu adalah tim nasional luar negeri atau tim kontinental yang diperkuat pebalap sepeda asing, sedangkan 11 tim sisanya berasal dari dalam negeri.

”Salah satu dampak positif lomba ini adalah minat klub balap sepeda lokal yang cukup tinggi untuk ikut. Jumlah peserta ini lebih banyak dari 17 tim pada penyelenggaraan tahun lalu,” ujar Direktur Lomba Sofian Ruzian di Jakarta, Rabu (18/11).

Tour d’Indonesia (TdI) 2008 hanya diikuti tujuh tim asing dan 10 tim dalam negeri. Sembilan tim asing dan kontinental yang kini berpartisipasi adalah tim nasional Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Road Phils 7-Eleven dan LPGMA (Filipina), Plan B (Australia), Polygon Sweet Nice (Indonesia), serta dua tim asal Iran, Azad University dan juara bertahan Tabriz Petrochemical.

Sofian mengatakan, panitia sebenarnya mengundang 15 tim asing, antara lain dari Swiss, Taiwan, dan Belanda. Namun, mereka tidak bisa hadir karena sejumlah alasan. ”Ada tim yang pebalapnya cedera. Tim lain beralasan pebalapnya disiapkan ke East Asian Games. Ada tim yang presiden klubnya tiba-tiba meninggal dunia, dan yang lain minta subsidi transportasi, yang tak bisa kami penuhi,” ujar Sofian.

11 etape

Lomba yang berlangsung 22 November-3 Desember ini terbagi menjadi 11 etape. Tahapan pertama diselenggarakan di Jakarta, dilanjutkan perjalanan ke timur hingga finis di Denpasar, dengan jarak tempuh total 1.513 kilometer.

Sejumlah perubahan dilakukan pada rute tahun lalu, termasuk memindahkan rute etape kedua Bandung-Cirebon menjadi Bandung-Tasikmalaya untuk menghindari kawasan Jatinangor yang lalu lintasnya sangat padat. Etape menuju Candi Dasa yang tahun lalu berakhir kacau di tengah padatnya lalu lintas juga dihapuskan.

Semula, lomba juga menyajikan tiga etape kriterium, yaitu di Jakarta, Surabaya, dan Denpasar. Namun, etape kriterium di Jakarta dan Surabaya kemungkinan besar diubah menjadi team time trial. Pasalnya, dalam lomba jalan raya kini tidak lagi diizinkan melombakan kriterium yang putarannya kurang dari 5 km.

”Awalnya kami masih ragu karena Tour de East Java tahun ini masih melombakan kriterium. Namun, chief commissaire kali ini mengatakan tidak boleh ada kriterium di awal dan tengah lomba. Kriterium di Denpasar dipertahankan karena lintasannya sekitar 5 kilometer. Namun, kepastiannya menunggu keputusan chief commissaire, Jumat,” kata Sofian. (was)

Share on Facebook
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

Form Komentar

  • Silahkan isi nama Anda

  • Silahkan isi email Anda.

  • Silahkan isi komentar Anda.

INDEX LALU
Tanggal: