Rabu, 10 Februari 2010
ANTARA/MAHA EKA SWASTA
Sejumlah peziarah mencoba mencatatkan namanya di atas puncak bukit Jabal Rahmah, Arafah, Kamis (19/11). Menjelang wukuf di Arafah, Jabal Rahmah yang terletak di Padang Arafah dikunjungi peziarah calon haji.
Padang Arafah Terus Dibenahi
Jemaah Haji Nonkuota Masih Berdatangan

Jumat, 20 November 2009 | 02:49 WIB

Jakarta, Kompas - Menjelang puncak ritual haji yang diawali dengan wukuf pada 9 Zulhijah atau Kamis pekan depan, Pemerintah Arab Saudi terus membenahi prasarana dan sarana ibadah di kawasan Padang Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Petugas sudah mulai memasang tenda.

Media Center Haji Departemen Agama di Jakarta, Kamis (19/11), melaporkan, saat ini ribuan pekerja menyiapkan berbagai fasilitas untuk wukuf jemaah, seperti tenda, toilet, kamar mandi umum, dan jaringan airnya. Petugas juga memperbaiki keran air minum, akses jalan, dan gang-gang menuju atau keluar tenda.

Arafah, hamparan padang pasir yang dikelilingi bukit batu seluas 3,5 kilometer yang tanpa penghuni itu, akan didatangi sekitar 2,5 juta tamu Allah dari seluruh penjuru dunia untuk menunaikan ibadah haji, rukun Islam kelima.

Jemaah haji akan mulai bergeser dari kota suci Mekkah ke Padang Arafah yang berjarak sekitar 25 kilometer mulai Selasa mendatang. Adapun ritual wukuf akan dimulai sejak tergelincirnya matahari di tengah hari, Kamis, 9 Zulhijah, 26 November.

Pada saat wukuf, jemaah haji melakukan shalat, zikir, memanjatkan doa, dan melakukan perenungan untuk menimbang-nimbang sendiri, berat pahala dan dosa yang telah mereka lakukan selama ini.

Jemaah nonkuota

Sampai kemarin, jemaah haji nonkuota dari Tanah Air masih banyak yang datang ke Tanah Suci dengan menggunakan penerbangan komersial.

Menurut Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Depag Slamet Riyanto, jemaah nonkuota di Tanah Suci mencapai 1.040 orang. ”Itu hanya yang terpantau petugas kami. Mereka tidak terdaftar sebagai jemaah haji di Depag,” katanya.

Hingga kemarin, sudah 169.138 anggota jemaah haji Indonesia tiba di Tanah Suci dan semuanya berada di Mekkah.

Namun, masih ada jemaah haji yang dirawat inap di Balai Pengobatan Haji Indonesia. Satu orang dirawat di Madinah, tiga orang di Jeddah, dan 90 orang di Mekkah. Jika sampai waktu wukuf mereka masih sakit, mereka akan disafari-wukufkan.  (MAM/NTA)

Share on Facebook
Nilai 5 A A A
Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
sekhudin @ Jumat, 20 November 2009 | 15:02 WIB
Ya Allah berikanla kesembuhan kepada calon haji yang sedang sakit biarlah saudara kita bisa menunaikan perintah mu, Amien Ya Robbal Alamien.

Form Komentar

  • Silahkan isi nama Anda

  • Silahkan isi email Anda.

  • Silahkan isi komentar Anda.

INDEX LALU
Tanggal: