Rabu, 10 Februari 2010
Truk Bawa Susu Dirampok di Tol
Perampok Menyamar sebagai Polisi

Jumat, 20 November 2009 | 03:41 WIB

Bogor, Kompas - Warga Cigudeg, Kabupaten Bogor, Kamis (19/11) pagi, menemukan dua orang yang kaki dan tangannya terikat serta matanya ditutup kain. Keduanya adalah awak truk bermuatan susu yang dirampok enam penjahat yang menyamar sebagai polisi di Jalan Tol Jagorawi, Bogor.

Warga lalu mengantarkan mereka ke Kepolisian Sektor Cigudeg untuk melapor. Karena lokasi perampokan masuk wilayah Kota Bogor, korban pun diantar aparat ke Polres Kota Bogor.

Truk tronton oranye dengan nomor polisi B 9056 LL tujuan Jawa Tengah yang berangkat dari pabrik susu di Sukabumi ini dikemudikan Alexander Saputra.

Perampokan berawal ketika truk yang melintas di Jalan Tol Jagorawi, wilayah Kelurahan Cimahpar, Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (18/11) petang, dipaksa menepi oleh pengemudi mobil Toyota Kijang warna abu-abu. Alexander dan Ucok, kernetnya, tidak curiga karena melihat minibus itu bernomor polisi dan orang di dalamnya ada yang berseragam polisi. Kedua korban mengira yang memaksa mereka menepi benar-benar polisi yang akan memeriksa kelengkapan surat kendaraan dan dokumen barang bawaan.

Setelah truk berhenti, dua orang berseragam polisi turun, diikuti empat orang yang tidak berseragam polisi. Orang yang berseragam polisi awalnya bertanya tentang surat kendaraan, tetapi belum dijawab penjahat itu langsung menodong kepala Alexander dengan pistol.

Alexander dan Ucok kemudian dipaksa masuk ke mobil penjahat. Sementara tiga penjahat yang tidak berseragam polisi masuk ke truk dan langsung membawa kabur. Di mobil, perampok segera mengikat kaki, tangan, serta menutup mata Alex dan Ucok dengan kain.

Perampok lalu membawa korban dan membuangnya di kebun di wilayah Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. ”Saya masih ingat wajah orang yang menodongkan pistolnya ke kepala. Dia tinggi, berotot, dan rambutnya cepak,” kata Alexander kepada penyidik Polres Kota Bogor. Alex juga mengaku, sebelum matanya ditutup, ia sempat melihat penjahat itu mengganti pelat nomor polisi kendaraannya dengan nomor kendaraan biasa.

Dihipnotis

Polres Kota Bogor kemarin juga menerima laporan kejahatan dengan modus hipnotis.

Korbannya adalah Mahdalena (47), warga Cisarua, Kabupaten Bogor, yang baru keluar dari bilik ATM BNI di Jalan Pajajaran, Bogor Utara.

Saat itu, ia didatangi dua laki-laki tidak dikenal yang menanyakan sebuah alamat di Bogor.

Namun, mereka lalu menawarkan laptop seharga Rp 2 juta. Ketika korban mengeluarkan dompet untuk membayar laptop, saat itulah seorang pelaku meniup wajah korban. Mahdalena langsung tidak sadar dan tak bisa menolak apa yang diminta pelaku. Ia menyerahkan dompet, perhiasan, dan memberi tahu PIN dari kartu ATM-nya. Setelah sadar, pelaku sudah tidak ada, termasuk uang, gelang, cincin emas, telepon seluler, serta uang puluhan juta di bank yang turut amblas. (RTS)

Share on Facebook
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

Form Komentar

  • Silahkan isi nama Anda

  • Silahkan isi email Anda.

  • Silahkan isi komentar Anda.

INDEX LALU
Tanggal: