Rabu, 10 Februari 2010
KANAL BANJIR TIMUR
Tim Gabungan Akan Amankan Pengerukan

Jumat, 20 November 2009 | 03:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS - Pemerintah Kota Jakarta Timur telah menyiapkan ratusan petugas gabungan untuk mengamankan kegiatan pengerukan kanal banjir timur.

Sekretaris Kota Jakarta Timur yang merangkap Ketua Panitia Pembebasan Tanah Arifin mengatakan itu kepada wartawan, Kamis (19/11). Ia menjelaskan, hasil rapat musyawarah pimpinan Kota Jaktim yang dipimpin Wali Kota Murdhani kemarin menyepakati untuk menyiapkan sekitar 500 anggota tim gabungan yang terdiri atas polisi, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Tim gabungan bertugas mengawal pengerukan kanal banjir timur. Belakangan, kegiatan pengerukan terhambat soal ganti rugi tanah yang dikhawatirkan bakal memicu konflik. Menghindari kemungkinan itu, pelaksana proyek selama ini hanya mengeruk ruas-ruas yang proses pembebasan tanahnya dianggap selesai. Akibatnya pekerjaan pengerukan pun terputus-putus.

Pada musim hujan, sebagian cerukan tanah sedalam sekitar delapan meter di kanal banjir timur berubah menjadi kubangan. Berulang kali para pekerja dari Departemen Pekerjaan Umum kerepotan mengeringkan kubangan-kubangan tersebut.

Untuk mengeringkan air dari satu kubangan, pekerja butuh waktu empat hari, seperti yang terjadi saat ruas kubangan di Kebon Nanas dikeringkan gara-gara tanggul pemisah Kali Cipinang bobol, Jumat (13/11).

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane Pitoyo Subandrio, yang dihubungi terpisah, menambahkan, kegiatan pengerukan akan mulai dilakukan hari Rabu (25/11) di kawasan Pondok Kopi, Jaktim. (WIN)

Share on Facebook
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

Form Komentar

  • Silahkan isi nama Anda

  • Silahkan isi email Anda.

  • Silahkan isi komentar Anda.

INDEX LALU
Tanggal: