
Jumat, 20 November 2009 | 03:43 WIB
JAKARTA, KOMPAS -
Sekretaris Kota Jakarta Timur yang merangkap Ketua Panitia Pembebasan Tanah Arifin mengatakan itu kepada wartawan, Kamis (19/11). Ia menjelaskan, hasil rapat musyawarah pimpinan Kota Jaktim yang dipimpin Wali Kota Murdhani kemarin menyepakati untuk menyiapkan sekitar 500 anggota tim gabungan yang terdiri atas polisi, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja.
Tim gabungan bertugas mengawal pengerukan kanal
Pada musim hujan, sebagian cerukan tanah sedalam sekitar delapan meter di kanal
Untuk mengeringkan air dari satu kubangan, pekerja butuh waktu empat hari, seperti yang terjadi saat ruas kubangan di Kebon Nanas dikeringkan gara-gara tanggul pemisah Kali Cipinang bobol, Jumat (13/11).
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane Pitoyo Subandrio, yang dihubungi terpisah, menambahkan, kegiatan pengerukan akan mulai dilakukan hari Rabu (25/11) di kawasan Pondok Kopi, Jaktim.