
Sabtu, 21 November 2009 | 03:14 WIB
Chicago, Jumat
Winfrey mengumumkan tanggal akhir dari The Oprah Winfrey Show dalam sebuah siaran langsung dari Chicago. Dia berbicara mengenai alasan-alasan untuk mengakhirinya, sebagaimana dikatakan Harpo Productions Inc, yang memproduksi show itu.
Acara yang mulanya hanya sebuah acara lokal Chicago itu telah berkembang menjadi talk show yang sangat populer selama lebih dari dua dekade. Acara itu disiarkan di AS dan 145 negara, dengan penonton sekitar 42 juta sepekan di AS saja. Acara itu telah mengubah Oprah Winfrey menjadi fenomena kultural.
Dia dianggap mengubah cara orang berbicara, memopulerkan sebuah gaya wawancara yang mampu membuat tamunya mengungkapkan rahasia dan mencucurkan air mata.
Dia telah mewawancarai sejumlah orang paling terkenal di dunia dan telah memperoleh reputasi karena mampu mendapat inti wawancara yang paling dicari.
Seorang jubir Harpo, Kamis (19/11), menolak mengungkapkan rencana Oprah Winfrey berikutnya. Dia hanya mengatakan The Oprah Winfrey Show, yang peringkatnya telah turun 7 persen dari setahun lalu, tidak akan berpindah ke televisi kabel.
Winfrey (55) diperkirakan akan memulai sebuah talk show baru di OWN (Oprah Winfrey Network), bekerja sama dengan Discovery Communications Inc yang diperkirakan akan dimulai pada tahun 2011. OWN akan menggantikan Discovery Health Channel.
Winfrey memulai karier televisi di Nashville (Tennessee) dan Baltimore (Maryland), sebelum pindah ke Chicago pada tahun 1984 untuk memandu acara A.M. Chicago yang menjadi The Oprah Winfrey Show setahun kemudian.
Lahir dalam kemiskinan di Mississippi, Winfrey memulai perusahaan produksinya pada tahun 1985 dan menamainya Harpo, nama belakangnya. Majalah Forbes menyatakan dia sebagai miliuner pertama untuk wanita kulit hitam Amerika pada tahun 2003.
”Saya berangkat dari nol,” tulisnya dalam buku Journey to Beloved tahun 1998. ”Tak ada kekuasaan, tak ada uang, bahkan pikiran pun bukan milik saya. Saya tak punya kehendak bebas, tak punya suara. Tetapi kini saya punya kebebasan, daya, dan kemauan untuk berbicara kepada jutaan orang setiap hari.”
Tahun ini, Forbes menempatkan Winfrey di urutan ke-45 sebagai orang yang paling memiliki pengaruh di dunia. Tutur kata, caranya mengorek informasi dari narasumber, suspensi wawancaranya membuat orang rela menantikan iklan yang sedang lewat tayang di sela wawancara.