
Sabtu, 21 November 2009 | 03:22 WIB
Eksplorasi di Ambalat Tunggu Kejelasan
Wakil Presiden Boediono menyatakan, eksplorasi minyak dan gas oleh perusahaan energi Italia, ENI, di Blok Ambalat, Kalimantan Timur, menunggu kejelasan status kawasan itu, yang hingga kini masih dipersoalkan dengan Pemerintah Malaysia. Cadangan migas Blok Ambalat 62 juta barrel minyak dan 348 miliar kaki kubik gas alam. Hal itu disampaikan Wapres dalam penjelasan di akhir perjalanannya sebelum meninggalkan Roma, Italia, seusai menghadiri KTT Ketahanan Pangan Dunia, Kamis (19/11). Sebelumnya, Boediono bertemu dengan 13 pengusaha Italia, termasuk ENI. (Suhartono dari Italia)
Harga Pupuk Tak Naik
Harga pupuk bersubsidi bagi petani tidak akan naik sampai Maret 2010. Menurut Menteri Pertanian Suswono, anggaran subsidi pupuk akan dinaikkan kembali melalui penambahan di APBN-Perubahan. Sebelumnya dalam APBN 2010 ditetapkan anggaran subsidi pupuk Rp 11,3 triliun, padahal pada tahun 2009 mencapai Rp 17,5 triliun. ”Kalaupun tidak ada penambahan di APBN-P, harga eceran tertinggi pupuk akan diimbangi kenaikan harga pembelian beras pemerintah di tingkat petani,” kata Suswono di Roma, Italia, Kamis (19/11).
150 Komunitas Bertemu
Sebanyak 150 komunitas akan bertemu dalam ICE (the Indonesian Consumunity Expo) di Plaza Timur Gelora Bung Karno, Senayan, 21-22 November 2009. Konsumunitas (consumunity) digagas dua pengajar Prasetya Mulia Business School Dr Eka Ardianto dan Prof Agus W Soehadi Ph.D, Konsumunitas, gabungan dua kata, konsumsi dan komunitas. Konsumsi dalam arti cara konsumen menikmati suatu produk.