Rabu, 10 Februari 2010
TENAGA KERJA
Laga Penentu "Empat Besar"

Sabtu, 21 November 2009 | 03:23 WIB

LIVERPOOL, SABTU - Dengan asumsi Liverpool tersisih dari perburuan gelar juara Liga Inggris, duel Liverpool versus Manchester City di Anfield, Sabtu (21/11) ini, menjadi ajang perebutan posisi ”empat besar”. Liverpool sementara ini kehilangan posisi itu dan bakal kian terpuruk jika gagal menghadang City.

Pelatih Liverpool Rafael Benitez bertekad menjadikan laga itu sebagai momentum kebangkitan timnya. ”Saya 100 persen yakin, segalanya bakal berbeda total jika kami bisa memenangi laga melawan City setelah jeda laga internasional,” katanya.

Liverpool telah lima kali kalah, membuat kans mereka menjadi juara sangat tipis jika tidak mau dianggap telah habis. Di klasemen, posisi mereka melorot ke peringkat ketujuh. Mereka juga hampir tersingkir di Liga Champions.

Jika performa tidak kunjung membaik dan gagal mempertahankan posisi empat besar, tahun depan mereka bisa absen di kompetisi Eropa itu. Kapten Steven Gerrard diperkirakan fit untuk berlaga, begitu juga bek Daniel Agger dan Glen Johnson.

Striker Fernando Torres hampir pasti absen karena cedera, membuat David Ngog diandalkan turun sejak menit awal kendati hidungnya patah saat memperkuat tim U-21 Perancis.

Bagi City, laga ini bisa membuktikan ambisi mereka menembus empat besar. ”Kami telah tunjukkan dengan penampilan di Old Trafford (kalah 3-4). Kami lebih dari mampu untuk masuk empat besar dan kembali ke performa bagus,” kata Pelatih City Mark Hughes. ”Kami berharap bisa melakukannya lagi dan meyakinkan kami benar-benar melaju. Ini penting karena Liverpool salah satu tim yang ingin kami salip musim ini.”

City saat ini berada di urutan keenam klasemen, satu poin di atas Liverpool, setelah lima kali beruntun hanya memetik seri.

Faktor Gareth Barry

Salah satu yang memanaskan laga itu adalah Gareth Barry. Mantan gelandang Aston Villa ini sudah lama dibidik Liverpool dan hampir merapat ke Anfield. Rencana itu berantakan setelah City menawarinya kontrak dan gaji lebih besar yang membuat Barry berpaling dari Liverpool.

Ia sedikit terluka saat membela Inggris yang kalah 0-1 pada uji coba melawan Brasil, Sabtu lalu. Namun, Pelatih Hughes tetap meminta Barry tampil. Ia akan berhadapan langsung dengan Gerrard di lini tengah.

”Yang saat ini dipikirkan semua pemain hanyalah laga melawan Liverpool dan mencuri poin dari mereka jika kami bisa mendapat hasil bagus,” kata Barry. Kemenangan di Anfield membawa City masuk empat besar.

Kecuali Tottenham Hotspur, tim-tim penghuni ”empat besar” juga berlaga pada Sabtu ini. Pemimpin klasemen Chelsea menjamu Wolverhampton Wanderers, Arsenal bertandang ke Sunderland, dan Manchester United (MU) menjamu Everton.

Chelsea dihadapkan pada kendala cedera beberapa pemain pilar, seperti Frank Lampard, John Terry, Didier Drogba, dan Michael Ballack. Tim medis klub London itu berpacu dengan waktu untuk memulihkan kondisi para bintang mereka.

Untunglah, lawan mereka adalah Wolverhampton Wanderers, yang tertatih-tatih dan terpuruk di nomor dua dari papan bawah klasemen. Chelsea belum pernah kebobolan di kandang sejak menjamu Hull pada laga perdana.

Chelsea berkibar di puncak klasemen, unggul lima poin di atas Arsenal dan MU yang sama- sama mengantongi nilai 25. Arsenal memiliki tabungan satu laga ketimbang Chelsea dan MU.

Optimisme Fergie

Menjelang laga melawan Everton, Pelatih MU Sir Alex Ferguson melontarkan optimismenya untuk menyalip Chelsea dan kembali juara di akhir musim. ”Ini tantangan. Namun, saya pikir jika pada Tahun Baru nanti Anda unggul atau tertinggal satu poin, dengan pengalaman yang kami miliki, kami punya peluang besar (kembali juara),” katanya.

Bek John O’Shea dan Jonny Evans meragukan tampil lawan Everton karena cedera. Namun, Park Ji-sung dan Nemanja Vidic bisa dimainkan. (AP/AFP/SAM)

Share on Facebook
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

Form Komentar

  • Silahkan isi nama Anda

  • Silahkan isi email Anda.

  • Silahkan isi komentar Anda.

INDEX LALU
Tanggal: