Rabu, 10 Februari 2010
INFRASTRUKTUR
Seksi II Tol Bogor Belum Layak Dibangun

Sabtu, 21 November 2009 | 03:25 WIB

Jakarta, Kompas - Pembangunan Jalan Tol Bogor Ring Road atau Lingkar Bogor seksi II belum dimulai. Hal ini karena secara finansial dinilai belum layak, yaitu prediksi volume kendaraan yang akan melintas minimal 20.000 mobil per hari.

”Kami akan duduk satu meja dengan pemerintah membicarakan kondisi-kondisi itu sebelum membangun tol itu,” kata Direktur Operasi PT Jasa Marga (Persero) Tbk Adityawarman, Jumat (20/11) di Jakarta, saat menjelaskan persiapan operasional Jalan Tol Lingkar Bogor.

Menurut Adityawarman, pada umumnya ketidaklayakan finansial jalan tol dapat dikoversi dengan meningkatkan tarif dasar tol atau perpanjangan konsesi.

Seksi II Jalan Tol Lingkar Bogor akan menghubungkan Kedung Halang-Simpang Yasmin sepanjang empat kilometer. Dalam data teknik konstruksi jalan tol itu dimuat pula rencana pembangunan seksi III tol, antara Simpang Yasmin-Darmaga.

Menurut Adityawarman, volume di seksi II jalan tol itu belum tinggi karena permukiman di Bogor bagian barat belum tumbuh. ”Urusan volume memang dilema karena mungkin penambahan trafik baru terjadi setelah tol dibangun, seiring pengembangan kawasan. Tapi, secara finansial, tol baru layak dibangun setelah volume kendaraan mencukupi,” ujarnya.

Peresmian Tol Bogor

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Nurdin Manurung mengatakan, peresmian Jalan Tol Lingkar Bogor seksi I dijadwalkan Senin (23/11). ”Saya belum tahu siapa yang akan meresmikan, apakah Menteri Pekerjaan Umum atau pejabat lain. Prinsipnya, tol itu dapat dioperasikan,” kata Nurdin.

Jasa Marga telah mengoperasikan tol itu selama arus mudik dan balik setelah meminta izin kepada Menteri PU.

Nurdin menjelaskan, tarif Tol Lingkar Bogor seksi I baru dibahas Jumat malam. ”Namun, usul Jasa Marga Rp 3.500,” ujarnya.

Jalan Tol Lingkar Bogor seksi I, menurut Adityawarman, memang telah layak operasi. ”Konstruksi telah selesai, rambu jalan telah dipasang, kendaraan patroli, dan petugas siap,” katanya.

Selain itu, lanjut Adityawarman, animo masyarakat Bogor Utara dan Barat juga tinggi karena tak perlu memutar lagi lewat Terminal Barangsiang Bogor. (RYO)

Share on Facebook
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

Form Komentar

  • Silahkan isi nama Anda

  • Silahkan isi email Anda.

  • Silahkan isi komentar Anda.

INDEX LALU
Tanggal: